Suara.com - Facebook memastikan kalau fitur Podcast buatannya bakal dimatikan pada 3 Juni nanti.
Padahal layanan ini belum genap berusia setahun sejak diluncurkan tahun lalu.
Tak hanya Podcast, Facebook juga akan menutup fitur audio lain seperti Soundbites dan Hub Audio dalam beberapa minggu setelahnya.
Lalu untuk fitur Live Audio Rooms yang merupakan tiruan Clubhouse, perusahaan akan menyatukannya ke dalam Facebook Live.
Jadi pengguna bisa memiliki opsi apakah mau melakukan live streaming dalam bentuk video atau cukup audio.
"Setelah setahun belajar dan iterasi pengalaman audio, kami memutuskan untuk menyederhanakan rangkaian alat audio kami di Facebook,” kata juru bicara Meta, dikutip dari TechCrunch, Jumat (6/5/2022).
"Kami mengintegrasikan Live Audio Rooms ke Facebook Live dan kami akan menghentikan produk audio lainnya. Kami terus mengevaluasi fitur yang kami tawarkan, sehingga dapat fokus memberikan pengalaman lebih baik," sambungnya.
Email yang dikirim ke kreator podcast Facebook juga menyatakan kalau layanan masih terus tersedia dan episode baru tetap ditampilkan hingga 3 Juni.
Tapi mereka sudah tidak bisa mengunggah konten podcast baru.
Baca Juga: Lebih dari 1,4 Juta Orang Indonesia Ucapkan Selamat Ramadhan di Facebook dan Instagram
Dihapusnya konten audio ini dinilai karena Meta, perusahaan induk Facebook, ingin fokus pada konten video pendek.
Ini juga menjadi upaya perusahaan untuk bersaing dengan platform lain seperti TikTok.
Dalam email yang disampaikan ke kreator, Meta juga mendorong mereka agar mulai beralih ke Reels.
"Suara dan cerita kalian telah menginspirasi kami dan kami tetap berkomitmen untuk membantu anda menjangkau dan menumbuhkan audiens," kata Meta dalam emailnya.
Misalnya, ditambahkannya, Meta melihat konten terkait podcast dikembangkan dalam video, Reels, dan Live untuk melibatkan dan menumbuhkan audiens.
Berita Terkait
-
Meta Umumkan Toko Fisik Pertama, Jualan Sekaligus Pamer Teknologi Metaverse
-
Saingi YouTube, Spotify Kini Punya Konten Podcast dalam Format Video
-
Bagaimana Tik Tok sebagai Platform Digital Dapat Mengubah Industri Musik?
-
POTG Spesial Ramadhan: Nikmatnya Makan Bakso Cwan In saat Buka Puasa!
-
Baru Satu Tahun, Begini Nasib Platform Berbasis Audio Facebook
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim