Suara.com - TikTok memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menandai (tag) ke kreator konten viral sebagai atribusi atas karyanya.
Kredit video ini bisa dilakukan dalam deskripsi video saat mau diunggah.
"Kami memperkenalkan alat baru untuk memungkinkan kredit kreator konten dan atribusi yang adil untuk komunitas kreator konten maupun pencipta," kata TikTok, dikutip dari The Verge, Senin (23/5/2022).
Fitur ini juga sebagai respons dari banyaknya keluhan pengguna terkait video yang kerap menumpang pada konten-konten viral.
Beberapa waktu lalu misalnya, sejumlah kreator video melakukan mogok massal setelah video yang dibuat pengguna lain viral, tetapi tidak memasukkan kredit atau atribusi.
Tarian seperti Renegade dan Savage jadi contoh konten video yang viral beberapa waktu lalu.
Di TikTok, kredit atau atribusi hanya bisa terlihat lewat audio atau tagar yang dibagikan.
Tidak ada fitur khusus untuk memberikan atribusi langsung ke kreator tren viral.
Director of Creator Community TikTok, Kudzi Chikumbu menyatakan, membuat kreator bahagia adalah bagian besar dari upaya perusahaan untuk mempertahankan platform berumur panjang.
Baca Juga: Beda dari yang Lain, Bunyi Bel Pintu Rumah Ini Tiru Suara Tokek
"Fitur-fitur ini merupakan langkah penting dalam komitmen berkelanjutan kami untuk berinvestasi dalam sumber daya dan pengalaman produk yang mendukung budaya kredit, yang penting untuk memastikan TikTok tetap menjadi wadah bagi ekspresi kreatif," kata Chikumbu.
“Baik mengambil bagian dalam tren terbaru, menambahkan punchline ke lelucon, atau membuat sound viral berikutnya, kreator konten dapat dengan mudah dan langsung mengutip inspirasi mereka," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bukannya Pulang Ke Rumahnya, Anak ini Malah Bikin Risih Ke Rumah Orang lain
-
Bocah ini Pukul Sang Kakak Karena Disebut Tak Punya Harga Diri oleh Filter
-
Ngeri! Pengendara Motor Ini Dihadang Harimau ketika Sedang di Jalan
-
Viral Pasangan Berjodoh, Bertemu di Rumah Sakit saat Jaga Orang Tua
-
Pria Ini Bagikan Cara Atasi Istri Ngambek, Warganet: Wisata Masa Depan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah