Suara.com - Garena melakukan banned permanen terhadap 2,035 juta akun pemain Free Fire (FF) dalam 2 minggu terakhir karena ketahuan menggunakan config, di mana pemain memodifikasi model file game.
Menurut laporan yang dibagikan oleh akun Instagram Free Fire Indonesia, mayoritas pemain sebesar 44,1 persen menggunakan config sebagai cara curang dalam bermain game.
Sementara 34,8 persen pemain ketahuan menggunakan auto headshot dan 17,6 persen pemain ketahuan menggunakan teleportasi.
Namun dari laporan sebelumnya, jumlah akun yang terkena banned permanen dari Garena telah menurun dari 44,66 persen menjadi 36,81 persen.
Agar terhindar dari banned permanen yang diberlakukan Garena, pemain dilarang untuk tidak menyebarkan hal apa pun tentang hack.
Jika pemain menemukan video mencurigakan, jangan klik dan download video tersebut.
Garena menyatakan, telah menghapus saluran YouTube yang berhubungan dengan hack FF.
Selain itu, hindari menggunakan game client seperti APK Free Fire yang telah dimodifikasi atau tidak resmi dan memanfaatkan glitch atau bug untuk merusak pengalaman bermain.
Jika pengguna mendapatkan laporan dari pemain lain karena diduga melakukan kecurangan pun bisa menyebabkan akun pemain terkena banned permanen.
Baca Juga: Garena Luncurkan Logo Free Fire yang Baru
Jika hal itu terjadi, maka pemain sendiri yang akan dirugikan.
Berita Terkait
-
Klaim Bundle dan Skin Senjata Gratis, Cek Kode Redeem FF 14 Juni 2022
-
Garena Hadirkan Free Fire Summer Raid, Turnamen Mode Baru untuk Seluruh Survivors di Indonesia
-
Kode Redeem FF 13 Juni 2022, Buruan Rebut Hadiahnya!
-
Gratis Skin dan Bundle, Serbu Kode Redeem FF Max 11 Juni 2022
-
Free Fire Luncurkan Map Baru, El Pastelo
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah