Suara.com - Infinix, salah satu pendatang baru menargetkan kalau mereka bisa masuk ke lima besar smartphone terlaris di Indonesia untuk tahun 2022 ini.
“Tahun ini kami yakin bisa mencapai lima besar itu,” kata Christian Sudibyo selaku Vice President Infinix Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/6/2022).
Adapun strategi yang akan dilakukan Infinix untuk mencapai target tersebut yakni mengeluarkan lebih banyak ponsel 5G hingga segmentasi produk.
Di cara pertama, Chris menyampaikan kalau pihaknya sudah memperkenalkan HP 5G lewat Infinix Zero 5G. Nantinya mereka bakal merilis lebih banyak lagi ponsel 5G ke Indonesia.
“Nanti sampai akhir tahun nanti mungkin ada dua atau tiga ponsel 5G lagi. Alasannya, kami memprediksi kalau kebutuhan anak muda soal 5G akan lehih banyak lagi,” ungkap Chris.
“Terlebih saat ini internet 5G makin banyak diperluas oleh operator seluler. Nah Infinix akan menyiapkan itu juga,” tambah dia.
Kemudian di cara kedua, Infinix sudah melakukan segmentasi produk untuk memenuhi semua kelompok konsumen Indonesia.
Chris mencontohkan, segmen paling bawah sekaligus yang paling banyak diminati ada seri Infinix Smart. Di atasnya kemudian diikuti seri Infinix Hot Play.
“Kemudian ada Hot lagi (tanpa Play). Hot itu segmen menengah ke gamer. Itu chipsetnya lebih untuk kebutuhan game,” terang Chris.
Baca Juga: Infinix Rilis Thunder Charger 180W, Isi Baterai 50 Persen Cuma Butuh 4 Menit
Selanjutnya ada seri Infinix Note sebagai ponsel untuk kebutuhan multitasking. Nah di atasnya lagi ada seri Infinix Zero.
“Jadi segmentasinya kami bikin supaya tak ada yang terlewati. Target kejangkau semua di situ. Tahun ini kami yakin bisa ke lima besar, dengan segmentasi yang bisa menjangkau semua konsumen,” jelas Chris.
Seperti diketahui, Infinix memang belum masuk ke lima besar ponsel terlaris di Indonesia. Berdasarkan data dari firma riset Counterpoint Research per kuartal satu (Q1) 2022, Oppo adalah penguasa pasar smartphone Indonesia dengan market share 22,3 persen.
Berikut daftar penguasa pangsa pasar ponsel Indonesia per Q1 2022 menurut Counterpoint:
- Oppo: 22,3 persen
- Vivo: 20,6 persen
- Samsung: 17,7 persen
- Xiaomi: 14,3 persen
- Realme: 11 persen
- Lainnya: 14,1 persen.
Berita Terkait
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
Review dan Tes Infinix Hot 40 Pro RAM 12 GB, HP Rp2 Jutaan Beneran Kuat Main Game Berat?
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo
-
Daftar HP Infinix Harga Rp1-2 Juta per Juli 2026: Mana Pilihan Terbaik?
-
5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP