Suara.com - Belakangan, viral di media sosial seorang lelaki paruh baya penjual cincau yang fasih berbahasa Inggris.
Video dibagikan kembali akun Twitter @txtdaribogor belum lama ini, terekam seorang murid lelaki yang tengah berbincang dengan penjual cincau tersebut.
Keduanya terlibat dalam percakapan menggunakan bahasa Inggris. Murid tersebut menceritakan lab bahasa Inggris yang tersedia di sekolahnya.
Penjual cincau itu tampak merespons dan bertanya tentang rencana studi murid tersebut, yang menyatakan ingin menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia.
Keduanya juga setuju bahwa bahasa Inggris adalah "jendela" untuk melihat dunia.
Menurut keterangan pemilik akun yang merekam video tersebut, penjual cincau itu biasa berjualan di Bogor, Jawa Barat.
"Penjual es cincau cakap dalam bahasa Inggris. Jl. Raya Pajajaran, Kota Bogor," tulis keterangan dalam video tersebut.
Mendengar penjual cincau itu seperti tidak kesulitan dalam berbahasa Inggris menarik perhatian warganet.
Tak sedikit warganet yang minder dan merasa insecure karena melihat kemampuan berbahasa Inggris lelaki paruh baya tersebut.
Baca Juga: Kena Derek Gegara Parkir Sembarangan, Pria Ini Malah Santai Duduk di Sepeda Motor yang Dikerek
"Janji nggak insecure?" tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 1,5 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 76.400 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
"Bapaknya pas dengerin berekspresi banget aaa," tulis akun @lotjso
"Gue yang jurusan Sastra Inggris aja nggak selancar itu," komentar @shescutethtsht
"Aaa keren, insecure bahasa Inggris gue masih belepotan," tambah @chnie0606
"Namanya Mr. Nanang, mimpinya menjual cincau ke Eropa. Pernah lihat dia diinterview di salah satu channel YouTube. Keren banget," ungkap @raezaraenaldy_s
"Aksennya bagus ih, pengen deh punya aksen yang bagus gitu terus pronunciationnya jelas," cuit @sweetuarts
Berita Terkait
-
Viral di Media Sosial Pembakaran Bendera Merah Putih dengan Klaim 'Aceh Bukan Indonesia'
-
Xiaomi Indonesia Buka Suara soal Keluhan Mi 11 Ultra Meledak yang Viral di Twitter
-
Viral Penjual Es Jago Gambar Anime dan Senjata FF, Auto Dikerubungi Bocil
-
Viral di Twitter, Wanita Terang-terangan Jadi Selingkuhan, Sebut Dirinya Lidya 'Layangan Putus', Publik: Dih Bangga?
-
Viral! Penjual Es Krim Bersuara Merdu Jualan di Hajatan, Bikin Warganet Kagum
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim