Suara.com - PUBG Mobile melakukan pengecekan sistem anti-cheat secara berkala. Dalam laporan terbaru, PUBG Mobile telah mendeteksi 465.786 akun yang melakukan kecurangan. Jumlah tersebut lebih tinggi dari pekan lalu.
Akun-akun tersebut secara permanen terkena banned oleh pengembang, dengan total 6.520 perangkat.
Pendeteksian sistem anti-cheat ini dilakukan PUBG Mobile mulai 26 Agustus hingga 2 September 2022.
Menurut akun Instagram resmi PUBG Mobile, Senin (5/9/2022), peringkat yang paling banyak melakukan kecurangan adalah Bronze sebanyak 33 persen, diikuti oleh Ace sebesar 19 persen dan Silver 18 persen.
Peringkat lainnya yang terkena banned juga mencakup Diamond dan Gold masing-masing 8 persen, Crown 7 persen, Platinum 6 persen, dan Conqueror 1 persen.
"Dari 26 Agustus hingga 2 September, kami menangguhkan 465.786 akun dan 6.520 perangkat secara permanen. Selama minggu ke-34, kami menghapus 1.062 iklan cheat online dengan 3.725.268 pengikut dan tampilan," tulis PUBG Mobile.
Jenis kecurangan atau cheat yang paling banyak digunakan adalah X-ray Vision sebanyak 46 persen, kemudian Auto-aim hack dan kerusakan area yang dimodifikasi masing-masing sebesar 21 persen, dan 9 persen untuk kecurangan speed hack.
Selain itu, PUBG Mobile juga menghapus 11 halaman dan grup Facebook dengan total 81.081 pengikut. Sebanyak 775 video YouTube dengan total 836.785 penayangan yang berisi konten cheat juga dihapus pengembang.
Platform media sosial lainnya seperti Instagram dan TikTok juga terdeteksi berisi konten cheating game, dengan 10 akun Instagram dan 266 video TikTok yang dihapus.
Baca Juga: Tips Atur Setting Sensitivitas dan Layout PUBG Mobile ala GPX Rosemary
Pemain disarankan untuk tidak menggunakan cheat atau melakukan kecurangan agar akun pemain PUBG Mobile tidak terkena banned karena hal tersebut dapat merugikan pemain.
Berita Terkait
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Pemerintah Korsel Turun Tangan usai Game PUBG Terancam Diblokir Prabowo
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target