Suara.com - Selain membawa banyak manfaat bagi orang-orang secara global, media sosial memiliki sisi negatif dari menimbulkan kecemasan, ketakutan akan kehilangan, cyberbullying atau stres, hingga komplikasi lainnya.
Pakar Kaspersky membagikan kiat mereka tentang bagaimana teknologi dapat membantu pengguna mengurangi stres online serta melindungi diri mereka sendiri.
1. Batasi berbagi berlebihan
Di era baru media sosial, opsi teraman adalah memperhatikan apa yang kamu bagikan secara online.
Berbagi secara berlebihan dapat membuat kamu lebih rentan terhadap kritik dari orang lain, yang dapat memperburuk kecemasan.
Alasan lainnya adalah untuk melindungi data pribadi dari orang asing. Misalnya, pengguna dapat secara tidak sengaja meninggalkan detail tiket penerbangan atau data lain seperti alamat pribadi di foto liburan yang bagus.
2. Pelajari cara menghadapi komentar ekstrem
Sayangnya, hampir tak terhindarkan kamu akan menghadapi pengganggu atau pembenci jika memosting banyak konten online.
Situasinya bisa menjadi sangat sulit jika kalangan anak-anak yang harus menghadapinya.
Baca Juga: 6 Hal yang Sebaiknya Tidak Dibagikan ke Media Sosial, Demi Dirimu Sendiri
Wawasan ahli mendesak orang untuk tidak menanggapi komentar buruk atau menyakitkan ke dalam hati, menjadi kesal, atau yang bahkan hingga menyerah pada impian mereka.
Penting untuk diketahui bahwa troll atau agresor mencari reaksi karena tujuan utama mereka adalah untuk menyakiti atau memprovokasi emosi.
Semakin banyak perhatian yang diterima agresor, semakin mereka akan terus menulis postingan negatif.
Untuk menghadapi pengganggu tanpa membahayakan kesehatan mental sendiri, adalah praktik yang baik untuk mengajari anak-anak cara menangani komentar negatif.
Misalnya, mengabaikan postingan troll, menghapus komentar negatif, atau melaporkan penghinaan. Mungkin juga ide yang baik untuk menonaktifkan komentar.
Bantuan tambahan bisa berupa istirahat sejenak dan detoks digital untuk menjauhkan diri dari jejaring sosial, sehingga kamu dapat bersantai dan fokus pada diri sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia
-
Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Janji Tambah Anggaran TKD ke 490 Daerah
-
Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara
-
Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS
-
Rampok Toko Emas Pakai Senjata Organik Polri, Briptu MZ Dipecat Polda Aceh
-
Antara Romansa dan Pembunuhan Berantai: Pesona Dream Man Karya Linda Howard
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah