Suara.com - Free Fire Indonesia Masters (FFIM) 2022 Fall akan segera mencapai babak puncak atau Grand Finals pada Minggu, (23/10/2022).
Sebanyak 7 tim telah berhasil lolos dari pertarungan sengit di babak Play-Ins dan siap bersaing melawan para jagoan dari Free Fire Master League (FFML) 2022 Season VI Divisi 1, di laga pamungkas untuk memperebutkan tiket terakhir menuju Free Fire World Series (FFWS) 2022 Bangkok.
GPX Achiles dan Aura Ignite mampu lolos dari babak Play-Ins 2022 dengan gemilang dengan berhasil menduduki posisi pertama dan kedua klasemen.
GPX Achiles menjadi pemuncak klasemen dengan total 110 poin (2 Booyah, 57 Placement Poin, 53 Kill Poin).
Sementara itu, Aura Ignite menguntit di posisi kedua dengan total 106 poin (1 Booyah, 56 Placement Poin, 50 Kill Poin).
GPX Achiles dan Aura Ignite kini siap menjadi penantang serius untuk tim-tim papan atas FFML Season VI Divisi 1 yang sudah menanti mereka di babak final.
“Sekarang kami akan berfokus untuk Grand Finals karena target kami adalah menjadi juara. Akan banyak kejutan yang kami hadirkan di babak Grand Finals,” ujar Coach GPX Achiles, Arief Rizaldy Fratama (Paman), dalam keterangan resminya, Selasa (18/10/2022).
Adapun, lima tim lain yang menyusul ke babak Grand Finals FFIM 2022 Fall adalah MBR Epsilon, First Raiders Storm, Bigetron Delta, Echo Esports, dan First Raiders Eclipse.
Di laga pamungkas, mereka akan menghadapi para jagoan dari FFML Divisi 1, yaitu EVOS Divine, Dragon Phoenix, G Arsy Aphrodite, Onic Olympus, dan RRQ Kazu.
Baca Juga: Kode Redeem FF 17 Oktober 2022, Serbu dan Tukarkan Reward Gratis
Sementara itu, Bigetron Delta dan First Raiders Storm yang merupakan Juara dan Runner-Up FFML Season VI Divisi 2, berhasil memberikan kejutan dengan lolos dari babak Play-Ins FFIM 2022 Fall.
Bigetron Delta berhasil mengumpulkan 80 poin (1 Booyah, 44 Placement Poin, 36 Kill Poin) dan duduk di posisi ke-5.
Di sisi lain, First Raiders Storm unggul 2 poin atas Bigetron Delta di posisi keempat dengan total 82 poin (1 Booyah, 32 Placement Poin, 39 Kill Poin).
Kedua tim ini bahkan berhasil mengungguli sejumlah tim FFML Season VI Divisi 1, seperti First Raiders Eclipse, Galaxio Corvus, Island of Gods, dan sang juara bertahan Echo Esports.
Tak hanya itu, kejutan dari kedua tim ini juga harus membuat Galaxio Corvus (66 poin) dan Island of Gods (60 poin) angkat koper lebih cepat dari kompetisi ini karena hanya mampu finish di posisi ke-8 dan ke-9.
Secara mengejutkan sang juara bertahan FFIM, ECHO Esports tampil terseok-seok dan lolos dengan catatan kurang mengesankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
-
Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif