Suara.com - Pengawas telekomunikasi Rusia Roskomnadzor mengatakan, tidak membatasi operasi messenger online WhatsApp di negara itu.
Pernyataan ini keluar di tengah laporan tentang WhatsApp Down pada Selasa (25/10/2022).
“Kerusakan dalam operasi messenger telah diamati di banyak negara. Malfungsi layanan besar-besaran yang serupa oleh Meta, yang ditunjuk sebagai organisasi ekstremis di Rusia, telah diamati pada banyak kesempatan, termasuk pada Oktober tahun lalu dan Maret tahun ini,” kata Roskomnadzor, dilansir Interfax.
Pengguna di seluruh dunia, termasuk Rusia, melaporkan gangguan dalam operasi WhatsApp sebelumnya pada hari Selasa.
Kini layanan WhatsApp telah kembali beroperasi normal.
Seperti diketahui, WhatsApp bermasalah dimulai sekitar tengah hari dan meluas, dengan pengguna tidak dapat mengirim atau menerima pesan baru atau melakukan panggilan suara dan video.
Meta pun telah menyampaikan permohonan maafnya, meskipun tidak menjelaskan apa yang menjadi penyebab WhatsApp Down.
“Kami tahu orang-orang kesulitan mengirim pesan di WhatsApp hari ini. Kami telah memperbaiki masalah ini dan meminta maaf atas ketidaknyamanan ini," kata juru bicara perusahaan Meta kepada HT.
Baca Juga: WhatsApp Down Hampir 2 Jam, Ternyata Lebih Lama di Tahun 2021 Sampai 8 Jam
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa