Suara.com - Phil Spencer, CEO game Microsoft, adalah eksekutif teknologi terbaru yang mencoba visi Meta tentang metaverse.
Ketika ditanya definisinya tentang metaverse, Spencer menggambarkannya sebagai "video game yang dibangun dengan buruk".
Meta berganti nama dari Facebook tahun lalu sebagai bukti fokusnya pada metaverse, yang diyakini akan menjadi tempat di mana kamu tidak hanya bersosialisasi dengan teman, tetapi juga melakukan pekerjaan serius dengan rekan kerja.
Sepertinya, Spencer tidak selalu setuju dengan aspek kerja metaverse, setidaknya dalam satu bentuk.
“Pembuat video game memiliki kemampuan luar biasa untuk membangun dunia menarik yang ingin kita habiskan untuk menghabiskan waktu,” katanya dilansir laman The Verge, Kamis (27/10/2022).
“Bagi saya, membangun metaverse yang terlihat seperti ruang pertemuan… Saya hanya merasa bukan itu tempat saya ingin menghabiskan sebagian besar waktu saya.”
Spencer bukan satu-satunya orang yang menolak gagasan metaverse selama WSJ Tech Live.
CEO Snap Evan Spiegel mendefinisikan metaverse sebagai "tinggal di dalam komputer".
"Hal terakhir yang ingin saya lakukan ketika saya pulang kerja di penghujung hari yang panjang adalah tinggal di dalam komputer," ujarnya.
Baca Juga: Microsoft Surface Laptop 5 Ganti Prosesor Malah Bikin Boros
SVP Apple untuk pemasaran di seluruh dunia Greg Joswiak mengatakan bahwa metaverse adalah sebuah kata yang tidak akan pernah digunakan.
Sementara CEO Disney Bob Chapek mengatakan, perusahaan cenderung "tidak menggunakan" kata metaverse.
"Bagi kami, itu adalah istilah yang besar dan luas. Bagi kami, ini adalah penceritaan generasi berikutnya,” ungkapnya.
Meta belum membuat kasus yang sangat meyakinkan bahwa dunia VR-nya layak untuk dikunjungi.
Bahkan, karyawan Meta sendiri hampir tidak menggunakan Horizon Worlds.
Terlepas dari komentar Spencer, dia merasa bahwa konsep metaverse akan berubah.
“Saya sedikit menggoda [mengatakan itu] video game yang buruk. Saya hanya berpikir kami lebih awal,” katanya.
"Tapi dia merasa bahwa seiring waktu, metaverse akan terlihat lebih mirip video game daripada beberapa model yang saya lihat untuk metaverse hari ini," tambah dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
5 HP Rp3 Jutaan Terbaik Keluaran 2026, Spesifikasi Gahar untuk Multitasking dan Hiburan
-
15 HP Samsung Terbaru 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Midrange
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Mei 2026: Bocor Exchange UTOTS dan Klaim Koin Jutaan
-
39 Kode Redeem FF Terbaru 25 Mei 2026: Ada Spesial FFWS Berhadiah, MP40 Cobra Cuma-cuma
-
Paris Jadi Tuan Rumah Esports World Cup 2026
-
5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
-
Update Harga Samsung Galaxy S Series Terbaru, Mana Flagship Paling Worth It?
-
Terpopuler: Harga Flagship Xiaomi, 4 HP Terbaru Rp2 Jutaan Spek Kamera dan Baterai Mantap
-
Blackberry Comeback 2026, Bukan Sekedar HP Tapi Keamanan Siber Paling Dicari
-
5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus