Suara.com - Peneliti Kaspersky mempresentasikan prediksi mereka tentang masa depan untuk Advanced Persistent Threats (APT), mendefinisikan perubahan lanskap ancaman yang akan muncul pada 2023.
Serangan pada teknologi satelit, mail server, maraknya serangan dan kebocoran yang merusak, peretasan drone, dan serangan besar Epidemi dunia maya selanjutnya adalah salah satu dari beberapa prediksi untuk tahun mendatang.
Sebagaimana melansir keterangan resminya, Rabu (16/11/2022), Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (Global Research and Analysis Team/GReAT) memprediksi ancaman serangan siber untuk 2023 meliputi:
Malware yang dikirim oleh SIGINT
Salah satu vektor serangan paling kuat, menggunakan server di posisi kunci tulang punggung internet (internet backbone), memungkinkan serangan man-on-the-server, berpotensi kembali lebih kuat tahun depan.
Munculnya serangan destruktif
Mengingat iklim politik saat ini, para ahli Kaspersky memperkirakan serangan dunia maya yang mengganggu dan merusak, yang memengaruhi sektor pemerintah dan industri utama akan mencapai
rekor.
Kemungkinan besar sebagian dari mereka tidak mudah untuk dilacak sebagai insiden dunia maya dan justru terlihat seperti insiden acak (random). Sisanya akan berupa serangan pseudo-ransomware atau operasi hacktivist.
Serangan dunia maya tingkat tinggi terhadap infrastruktur sipil, seperti jaringan energi atau penyiaran publik, juga dapat menjadi sasaran, serta kabel bawah air dan pusat distribusi fiber, yang sulit dipertahankan.
Baca Juga: Cara Mengetahui HP Kamu Diretas
Server email menjadi target prioritas
Server email menyimpan kecerdasan kunci sehingga menarik bagi para aktor APT dan memiliki permukaan serangan terbesar yang pernah ada.
Target APT beralih ke teknologi, produsen, dan operator satelit
Kemungkinan pelaku ancaman APT akan semakin mengalihkan perhatian mereka ke manipulasi, dan interferensi teknologi satelit di masa depan.
Momentum ini menjadikan keamanan teknologi canggih semakin penting lebih dari sebelumnya.
Hack-and-leak semakin populer
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Cara Kompres Video di CapCut Terbaru, Kecilkan Ukuran File Tanpa Mengurangi Kualitas
-
5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung untuk Orang Tua
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Red Magic 11 Air: Benarkah Hanya Jiplak Konsep iPhone Air atau Justru Monster Gaming yang Menyamar?
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 10 Januari 2026, Klaim M249 dan Bundle HRK Uniform Gratis
-
Terpopuler: Sikap Komdigi ke Fitur Grok X, Rekomendasi HP 1 Jutaan Memori Internal 256 GB
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
-
Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Lakukan Pemeriksaan Ini
-
2026 Siap Ganti HP? Ini 5 HP Terbaru Harga Rp2 Jutaan, Layar AMOLED Baterai Jumbo
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau