Suara.com - Dunia pendidikan merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi.
Kebijakan pemerintah yang melarang pembelajaran tatap muka telah memaksa dunia pendidikan untuk melakukan penyesuaian dalam berbagai hal, termasuk mengubah proses belajar mengajar dari luring menjadi daring.
Untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang nyaman, pemanfaatan kemajuan teknologi merupakan jawaban atas tantangan dan penyesuaian yang ada.
Setelah berbagai kerja keras dan penyesuaian pada sistem pendidikan, murid pun telah terbiasa dalam memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan belajar mereka.
Kemudahan teknologi bisa dimanfaatkan untuk memudahkan dalam kegiatan belajar dan mengajar.
Telegram menjadi salah satu aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kegiatan belajar dan mengajar menjadi mudah dan tidak bikin mumet.
Dilansir dari keterangan resminya, Kamis (1/12/2022), berikut beberapa fitur di Telegram yang dapat dimanfaatkan untuk memudahkan kegiatan belajar mengajar:
1. Pengatur Pengingat
Pasang dan atur pengingat sesuai tenggat waktu pengumpulan tugas - hanya dengna menulis pesan di Saved Messages, tekan yang lama pada tombol kirim, kamu bisa mengatur pengingat.
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan saat Bekerja Menjadi Guru, Selain Patuh Aturan
Pengingat ang berulang secara otomatis juga dapat dipasang dengan @SkeddyBot.
2. Bot File Converter
Kirimkan file papaun ke @newfileconverter dan bot tersebut akan mendeteksi jenis file tersebut, lalu mengkonversikannya file tersebut menjadi berbagai jenis file yanng tersedia
3. Transkip Audio
Pengguna telegram premium dapat langsung mengkonversi pesan audio/video menjadi tulisan melalui voice-to-text Telegram.
Murid atau guru juga dapat menggunakan fitur video chat dan menyelenggarakan kuliah virtuaal yang nantinya dapat direkam dan diunggah
4. @Learn
Tersedia kelas online yang dapat membantu kamu untuk menjadi data scientist atau programmer dengan kursus pengantar Python.
Demikianlan fitur-fitur Telegram yang dapat kamu gunakan. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
4 Alasan Memilih Aplikasi Perpesan
-
Telegram Luncurkan Pasar Online di Blockchain TON, untuk Lelang Telegram Handles yang Langka
-
11 Aplikasi Chat Alternatif saat WhatsApp Down, Kirim Pesan dan Vidcall Tak Terganggu
-
Cara Mendownload Video Telegram dari Android, Mudah Banget!
-
WhatsApp Down, 5 Aplikasi Pesan Alternatif Ini Bikin Komunikasi Tidak Terputus
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja