Suara.com - Microsoft disebut sedang berunding untuk menginvestasikan duit 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 155 triliun ke OpenAI, perusahaan di balik peranti kecerdasan buatan atau AI yang belakangan mencuri perhatian karena kepintarannya.
Seperti dilansir Reuters dari Semafor, Selasa (10/1/2023), Microsoft tidak akan sendiri berinvestai ke OpenAI tetapi bergabung dengan sejumlah perusahaan lain. Adapun nilai pasar OpenAI saat ini adalah 29 miliar dolar AS atau sekitar Rp 451 triliun.
Baik Microsoft maupun OpenAI belum buka suara terkait laporan ini.
Tetapi sebelumnya Wall Street Journal melaporkan bahwa OpenAI memang berniat menjual sahamnya. Beberapa perusahaan modal ventura seperti Thrive Capital dan Founders Fund disebut akan membeli saham dari pemilik saham saat ini.
OpenAI didirikan oleh CEO Tesla Elon Musk dan Sam Altman seorang investor bidang teknologi. Perusahaan ini membuat ChatGPT, yang sejak 30 November kemarin sudah dibuka untuk diuji oleh publik.
ChatGPT menarik perhatian publik karena kecerdasannya yang bisa meniru percakapan manusia. Peranti lunak ini bahkan bisa menulis cerita, puisi dan artikel dalam bahasa Indonesia.
Jika investasi ini terwujud, maka Microsoft akan menguasai 49 persen Open AI. Sementara 49 persen saham lagi akan dibagi-bagi antara investor lainnya. OpenAI sendiri akan menguasai 2 persen saham.
Microsoft sendiri sudah berinvestasi 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15 triliun pada 2019 lalu. Dari investasi itu, Microsoft mendapatkan teknologi AI yang mirip dengan ChatGPT untuk disandingkan dengan mesin pencari Bing.
Berita Terkait
-
Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya
-
Pemerintah Terbitkan Pedoman AI untuk Pendidikan, Siswa SD-SMA Dilarang Pakai ChatGPT
-
Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya
-
Bocoran Game Call of Duty 2026, Modern Warfare 4 Dalam Pengembangan?
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar