Suara.com - Gaya hidup sehat kini menjadi andalan masyarakat Indonesia, terutama mendekati bulan Ramadan.
Air fryer menjadi salah satu barang elektronik kebutuhan rumah tangga yang bisa diandalkan untuk hidup sehat.
Kondisi ini dijadikan peluang Sharp Indonesia menghadirkan rangkaian produk air fryer yang dapat membuat kegiatan memasak menjadi menyenangkan dan mudah dilakukan.
“Kami berharap produk Air Fryer ini dapat membantu konsumen dalam menyiapkan hidangan berbuka puasa dan sahur, memasak menjadi mudah dan tidak perlu waktu lama," ujar Andri Adi Utomo, Sales & Marketing Senior GM, PT Sharp Electronics Indonesia dalam Media Gathering belum lama ini.
Menurutnya, makanan yang dihasilkan dengana air fryer sehat karena minim minyak.
"Saat berpuasa tidak disarankan mengonsumsi terlalu banyak makanan mengandung minyak karena dapat mengganggu kesehatan pencernaan dan tenggorokan”, ungkap dia.
Memiliki tiga model yaitu tipe pertama adalah KF-ML42BK atau KF-MP42WH, hadir dalam dua varian warna, yaitu hitam dan putih.
Tipe ini memiliki ukuran 350 X 260 X 306 mm dengan berat 3,9 kg dan kapasitas 4,2 liter.
Diluncurkan dengan kisaran harga Rp 700.000 hingga Rp 900.000, tipe basic ini dibenamkan tiga fitur utama.
Baca Juga: Sharp Luncurkan Dehumidifier, Turunkan Kelembapan Ruangan dan Ada Fitur Laundry
Meliputi Rapid Air System sebuah teknologi yang bekerja dengan pemanas dan kipas di dalam Air Fryer sehingga panas di dalam Air Fryer lebih merata dan dapat menggoreng dengan sedikit atau tanpa minyak sekalipun.
Detachable Fry Pan, dimana keranjang penggorengan dapat lepas pasang hingga mudah untuk dibersihkan.
Auto Continue Feature merupakan fitur dimana produk Air fryer dapat kembali melanjutkan kembali proses memasak secara otomatis tanpa harus menekan tombol kembali setelah membalik masakan.
Berbeda dengan tipe pertama, tipe kedua KF-DP52BK hanya memiliki satu varian warna yaitu Hitam.
Berukuran 389 X 305 X 323 mm, memiliki kapasitas lebih besar yaitu 5,2 liter, dengan berat 5,4 kg.
Selain fitur Rapid Air System dan Auto Continue Feature, tipe kedua ini dibekali tiga fitur unggulan tambahan seperti fitur empat Programs (Air Fry, Bake, Roast, Reheat).
Berita Terkait
-
Sharp Berencana Rilis Ponsel Layar Lipat yang Lebih Murah dari Samsung
-
Sharp Siap Gencarkan Bisnis Ponsel di Indonesia
-
Sharp Aquos V6 5G Resmi Masuk Indonesia, Segini Harganya
-
Sharp Aquos V6 5G Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp 3,5 juta
-
Penelitian Ini Klaim Teknologi Plasmacluster Efektifitas Mengurangi SARS CoV-2 Varian Omicron dan Mengurangi Gejala Asma
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas