Suara.com - Perusahaan teknologi asal Jepang, DeNA resmi meluncurkan game Captain Tsubasa: Ace ke perangkat iOS dan Android untuk seluruh pengguna global, tak terkecuali Indonesia.
Ini adalah game sepak bola kompetitif real-time yang terinspirasi dari anime legendaris dengan judul yang sama, Captain Tsubasa, yang berasal dari klub Nankatsu.
Lewat video trailer, game itu menampilkan karakter ikonik dalam anime yang populer di tahun 1990-an itu seperti Tsubasa Ozora yang juga tokoh utama dalam anime.
Kemudian ada karakter pendukung seperti Kojiro Hyuga yang merupakan penyerang (striker) dari Akademi Toho, Genzo Wakabayashi selaku penjaga gawang, dan karakter anime lainnya.
"Para karakter yang ikonik ini, akan disertai dengan pengisi suara bahasa Jepang berkualitas tinggi, sehingga fans dapat merasakan kembali keseruan saat menonton seri animenya," kata DeNA dalam siaran pers, dikutip Kamis (7/12/2023).
Selain informasi karakter, dalam videonya juga menampilkan gameplay serba cepat dari mode kompetitif real-time 5v5 dengan durasi empat menit.
Permainan ini menyediakan opsi ke para pemain untuk dapat secara bebas memilih karakter yang mereka suka, bekerja sama dengan teman, atau bertanding melawan pemain-pemain hebat dari seluruh dunia.
Sejauh ini Captain Tsubasa: Ace telah mencapai 3 juta pendaftar pada periode pra-registrasi. Seluruh pemain yang berpartisipasi dalam event akan mendapatkan hadiah in-game berupa Voucher Dream Rally x10, Bola Emas x999, dan Avatar Tsubasa Ozora x1.
Beragam event perilisan juga telah dipersiapkan bagi para pemain, termasuk Check in tujuh hari untuk mendapatkan 15 kali undian dan Card Pool Rising Star dengan jaminan pemain SSR seperti Taro Misaki atau Mitsuru Sano dalam 30 kali undian.
Baca Juga: Layanan Top Up yang Terjangkau dan Terpercaya Kini Hadir untuk para Gamers
"Pemain juga dapat menyelesaikan event pre season training untuk mendapatkan berbagai hadiah berupa resource untuk mewujudkan impian menciptakan tim papan atas," lanjut perusahaan.
Game Captain Tsubasa: Ace ini bisa diunduh di Google Play Store (Android) maupun App Store (iPhone Apple). Pemain juga bisa bergabung dengan komunitas resmi di Facebook dan Discord untuk berpartisipasi dalam beragam event dengan berbagai hadiah menarik.
Berita Terkait
-
Layanan Top Up yang Terjangkau dan Terpercaya Kini Hadir untuk para Gamers
-
Review Anime "BOFURI": Kisah Cewek yang Main Game Cuma Modal Defense
-
5 Aplikasi Penghapus Objek Foto di Ponsel, Sangat Mudah Digunakan Lho!
-
PLAYHERA Indonesia Diluncurkan, Revolusi Industri Game di Indonesia Sudah di Depan Mata!
-
Cara Memperbaiki Kamera HP Android yang Rusak
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu
-
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa