Suara.com - Jika Anda masih bingung, coba cara-cara berikut ini untuk mengamankan Turtle di Mobile Legends. Cara ini berhasil bagi sebagian besar orang. Ketahui bagaimana cara mengamankan Turtle di Mobile Legends ini.
Turtle merupakan salah satu objek terpenting di Mobile Legends: Bang Bang, khususnya di early game. Mengamankan objek ini secepat mungkin bisa menjadi salah satu keuntungan buat Anda dan tim.
Sebagaimana diketahui, creep hutan yang satu ini sering muncul dalam dua menit pertama permainan, dan kemudian muncul kembali setiap dua menit. Namun Turtle akan berhenti muncul setelah 8 menit.
Turtle sendiri merupakan binatang petir terkuat di Pulau Sanctum. Ia menggunakan perisainya sebagai wadah untuk menciptakan reaksi Primal Lightning-air laut dan mengembalikan Elemental Lord ke wujudnya.
Setelah reaksi berhasil dipicu, energi besar yang dihasilkan akan menghilangkan Dragon Turtle menjadi percikan api dan tetesan tipis.
Turtle akan memberi Anda sejumlah besar emas yang Suara.com sangat menyarankan agar Anda mengambilnya secepat mungkin.
Akan tetapi, jangan pernah mencoba menghadapi Turtle sendirian, kecuali Anda yakin tidak ada musuh di sekitar. Biasanya musuh berusaha semaksimal mungkin untuk melawan penyu tersebut, atau bahkan mencurinya.
Berikut Suara.com telah merangkum cara mengamankan Turtle di Mobile Legends yang aman dan berhasil:
1. Cari posisi yang tepat sebelum Turtle muncul
Baca Juga: Selalu Jadi Rebutan, Ini 3 Tips Mengamankan Turtle di Mobile Legends
Jangan gegabah saat hendak mengamankan Turtle, ada baiknya Ada dan tim memposisikan diri di dekat lubang beberapa detik sebelumnya.
Jika Anda berperan sebagai Jungler, posisikan diri Anda di mana Anda dapat menyerang monster khusus dengan serangan dasar dan keterampilan Anda.
Jika Anda seorang EXP laner, penting bagi Anda untuk mendapatkan keterampilan pamungkas sebelum Turtle pertama muncul. Gunakan untuk membuat zona musuh, khususnya Jungler musuh.
Sementara jika Anda seorang mid laner -mage, bersembunyilah di semak-semak terdekat atau di garis belakang untuk mengeluarkan mantra kerusakan dengan aman dan membuat zona lawan menjadi zona.
Namun apabila Anda seorang roamer -tank, aktiflah memeriksa semak-semak dan ganggu Jungler musuh sebanyak mungkin.
Alternatifnya, jika Anda adalah seorang roamer-support dengan kemampuan penyembuhan, posisikan diri Anda di belakang Jungler tim Anda untuk memberikan bantuan sambil memastikan keselamatan kamu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026