Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), melalui brand Tri, menghadirkan H3RO Esports 5.0 di tahun kelima ini, yang menjadikan Mobile Legends: Bang Bang sebagai arena pertandingan.
Hal ini sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan Esports di Indonesia.
Melalui ekosistem H3RO yang lengkap sebagai one-stop solution platform, Tri memberikan kesempatan bagi para talenta Esports untuk mewujudkan impian menjadi pemain profesional.
Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat AI di Q1/2024
Bahkan, mereka mempesiapkan diri untuk berkompetisi di turnamen Esports internasional.
Melalui kelanjutan kerja sama dengan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), rangkaian H3RO Esports menjadi turnamen skala besar yang termasuk dalam agenda Esports nasional.
Turnamen H3RO Esports juga sukses mengantar talenta-talenta terbaik Tanah Air untuk menjadi juara di IESF World Esports Championship, seperti Evos, Kuda Terbang dan Bigetron Alpha.
Bersamaan dengan komitmen tersebut, H3RO Esports 5.0 mengukuhkan posisinya sebagai top of mind gaming provider.
Ritesh Kumar Singh, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, merasa bangga dengan gelaran kelima di tahun ini.
Baca Juga: Perbedaan Honor of Kings dan Mobile Legends, Mana Lebih Populer?
"Turnamen H3RO Esports 5.0 menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan dukungan kepada talenta gamer muda di Indonesia," katanya.
Sekretaris Jenderal PB ESI, Frengky Ong, mengungkapkan, H3RO menjadi salah satu bentuk penegasan bahwa esports merupakan bidang inklusif dengan ekosistem yang luas.
Baca Juga: Indosat Gelar SheHacks 2024, Pemberdayaan Perempuan dalam Kesetaraan Digital
"Kehadirannya memberikan dampak positif serta pemberdayaannya mampu menjangkau dan dirasakan oleh berbagai pelaku industri, pelaku esports, hingga para pelaku ekonomi kreatif di tanah air," ujarnya.
H3RO secara berkelanjutan juga terus menyumbangkan kontribusinya terhadap penguatan kompetensi esports Indonesia.
Salah satunya melalui kiprah para juaranya yang terpilih ke dalam Tim Nasional Esports Indonesia dan sukses meraih prestasi terbaik di laga esports antar negara.
Berita Terkait
-
Hadiah Esports World Cup Capai Rp 974 Miliar: Ada Game MLBB, FF hingga PUBG!
-
Gibran Buka Suara soal Proyek AI Rp 3 Triliun Dibangun di Solo
-
Indonesia Sabet Runner Up di Turnamen EA Sports FC Mobile Arab Saudi
-
Penjelasan Indosat soal Pembangunan Proyek AI Rp 3 Triliun di Kandang Gibran
-
Indosat Beri Garansi Jaringan Tidak Terputus Selama Mudik Lebaran
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard