Suara.com - Vivo X100 Pro resmi dirilis ke Indonesia. Ponsel ini hadir dengan sang adik Vivo X100 serta HP lipat Vivo X Fold 3.
Product Manager Vivo Indonesia, Hadie Mandala mengatakan, Vivo X100 Pro tetap membawa ciri khas seri X yang merupakan HP Vivo kelas premium.
"Meneruskan legacy dari vivo X Series sebelumnya, vivo X100 Series hadir membawa pengalaman smartphone photography layaknya profesional ke level yang lebih tinggi dengan konfigurasi kamera inovatif," kata Hadie dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu (12/6/2024).
Beda Vivo X100 dan Vivo X100 Pro ada di bagian kamera dan baterai. Di Vivo X100, perangkat ini menggunakan kamera utama Sony IMX920 VCS 50MP dan kamera telefoto periskop Zeiss 64MP.
Sedangkan Vivo X100 Pro muncul dengan kamera utama Sony IMX989 1 inci 50MP dan kamera telefoto periskop Zeiss APO 50MP. Kamera ketiga dari dua ponsel ini adalah lensa ultrawide dengan resolusi 50MP.
Perbedaan kedua yakni di baterai, di mana Vivo X100 memiliki kapasitas 5.000mAh dengan charger 120W. Sementara Vivo X100 Pro hadir dengan baterai 5.400mAh lebih besar, tapi kecepatan charger hanya 100W
Spesifikasi Vivo X100 Pro
Vivo X100 Pro menggunakan layar melengkung AMOLED 8T LTPO berukuran 6,78 inci, refresh rate 120Hz, resolusi 1.5K, HDR10+, kecerahan maksimal 3.000 nits, hingga rating IP68 untuk tahan air dan debu.
Kamera depan Vivo X100 Pro beresolusi 32MP, sama seperti sang adik. Kemudian kamera belakangnya ini juga hasil kerja sama dengan ZEISS dan menggunakan chip V3 khusus fotografi buatan Vivo.
Baca Juga: Vivo X100: Spesifikasi dan Harga Resmi di Indonesia
Vivo X100 Pro diperkuat prosesor MediaTek Dimensity 9300 yang dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 16GB dan ROM UFS 4.0 512GB. Sistem operasinya adalah OriginOS 4 berbasis Android 14.
Baterai Vivo X100 Pro memiliki kapasitas 5.400mAh dengan charger 100W. Fitur lain yakni USB-C Gen 3.2, Wifi 7, 5G, NFC, Bluetooth 5.3, hingga sensor sidik jari dalam layar.
Harga Vivo X100 Pro dibanderol Rp 16.999.000 yang tersedia dalam varian warna Asteroid Black. Ponsel ini bisa dipesan mulai hari ini, 12 Juni 2024 baik secara online maupun offline.
Berita Terkait
-
Vivo X100: Spesifikasi dan Harga Resmi di Indonesia
-
Spesifikasi Vivo X Fold 3 Pro, HP Lipat dengan Fitur AI Harga Rp 27 Juta
-
Vivo Y28s 5G Muncul di Laman Geekbench, Bawa Spesifikasi Begini
-
Vakum 2 Tahun, Vivo X100 dan X100 Pro Kembali ke Indonesia 12 Juni
-
Vivo V40 Pro Kantongi Sertifikasi NBTC, Janjikan Performa Kencang dengan Dimensity 9200 Plus
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana