Suara.com - Playground Games mengungkap bahwa Forza Horizon 4 bakal ditarik dari platform digital karena berakhirnya lisensi dan perjanjian. Game balap mobil tersebut langsung memperoleh diskon tak tanggung-tanggung, mencapai 80 persen.
Sebagai informasi, Forza Horizon 4 merupakan permainan besutan Playground Games yang diterbitkan oleh Xbox Game Studios. Saat meluncur pada 2021, Forza Horizon 4 mendapat respons baik mengingat judul game ini memperoleh ulasan 'Sangat Positif' di Steam.
Pada kuartal kedua 2024, Tim Forza Horizon mengumumkan bahwa Forza Horizon 4 akan dihapus dari platform digital termasuk Microsoft Store dan Steam.
Penarikan game dilakukan pada 15 Desember 2024. Forza Horizon 4 Standard Edition kini memperoleh diskon 80 persen sehingga dibeli dengan harga Rp 49.999 saja. Promo spesial akan berakhir 12 Juli mendatang.
Harga normal versi standar adalah Rp 249.999. Forza Horizon 4 Ultimate Edition juga mendapat diskon menjadi Rp 79.999 (harga normal Rp 400 ribu).
Mereka yang sudah memiliki game tersebut sebelum tanggal 15 Desember masih dapat memainkan dan mengunduhnya. Fitur offline, online, dan multiplayer dalam game akan tetap berfungsi.
Pemain yang membeli salinan fisik game tersebut setelah tanggal 15 Desember masih dapat mengunduh dan mengakses fitur online. Dikutip dari VGC, Forza Horizon 4 juga akan dihapus dari Xbox Game Pass.
Mereka yang telah memainkan Forza Horizon 4 melalui Xbox Game Pass dan telah membeli DLC untuk game tersebut akan mendapatkan token game melalui Xbox Message Center jika mereka memiliki langganan Xbox Game Pass yang aktif pada tanggal 25 Juni.
Kode-kode ini akan diberikan selama beberapa hari berikutnya. Token yang tidak digunakan akan kedaluwarsa pada tanggal 25 Juni 2026. Seri Forza Horizon sendiri terkenal menawarkan grafis mumpuni.
Baca Juga: Kode Morse Hamster Kombat Terbaru Hari Ini Lengkap dengan Cara Klaimnya
Menjelang penarikan, jumlah pemain Forza Horizon 4 langsung melonjcak di Steam. Data dari SteamDB mengungkap bahwa peak player Forza Horizon 4 mencapai 75.689. Ini mengungguli rekor peak player sebelumnya yang hanya 40 ribu pemain pada 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim