Suara.com - Baru-baru ini, Google memperkenalkan AI Overview pada hasil penelusurannya untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan AI generatif.
Namun, kehadiran AI di mesin pencarian Google masih awam untuk sebagian besar pengguna dan beberapa orang lebih menyukai hasil penelusuran tradisional.
AI Overview di Google Search adalah ringkasan yang dihasilkan AI yang muncul di bagian atas hasil penelusuran. Itu dirancang untuk memberikan jawaban cepat dan cuplikan informasi yang relevan.
AI Overview juga memanfaatkan pemrosesan bahasa alami untuk menganalisis kueri penelusuran dan memberikan jawaban yang diringkas. Terlepas dari kelebihannya, beberapa pengguna menganggap ringkasan tersebut kurang dapat diandalkan dibandingkan hasil penelusuran yang dikurasi secara manual.
Berikut ini cara mematikan Google AI di hasil penelusuran:
Cara menonaktifkan AI Overviews di Google Chrome
- Pilih menu tiga titik, lalu klik Settings.
- Pilih Search engine di sisi kiri. Di jendela utama, gulir ke bawah dan pilih Manage search engines and site search.
- Gulir ke bawah sedikit dan pilih Add di sebelah Site Search.
- Klik Add Site Search, pilih Name dan buat nama seperti Google No AI.
- Ketik https://google.com di bidang Shortcut.
- Masukkan {google:baseURL}/search?udm=14&q=%s di URL dengan %s sebagai pengganti kolom kueri dan pilih Add.
- Pilih menu tiga titik di sebelah opsi Google No AI baru, lalu klik Make default.
Setelah itu, pengguna dapat menguji penelusuran dengan memasukkan penelusuran yang sama di Google Chrome.
Pengguna akan melihat bahwa hasil pencarian tidak memiliki AI Overview. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pengguna kini dapat menonaktifkan Google AI di hasil penelusuran.
Baca Juga: Canggih! AI Bikin Google Translate Bisa Terjemahkan Bahasa Batak hingga Madura
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Wamenkomdigi: Jaringan 5G Bakauheni Tetap Andal Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Tecno Spark 50 5G Resmi Dirilis, Baterai 6.500mAh, Desain Ala Pixel, dan Dimensity 6400
-
HP Android Bisa Bertahan Berapa Tahun? Ini 5 Pilihan yang Terbukti Awet
-
Cara Memilih AC yang Nyaman Dipakai Sehari-hari, Bukan Sekadar Dingin
-
PP Tunas Berlaku, Pemerintah Ancam Sanksi Platform Digital yang Tak Patuh
-
DJI Avata 360 Resmi Meluncur: Drone 8K 360 dengan FPV Imersif dan Jangkauan 20 Km
-
6 HP Gaming Murah Maret 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Amartha Luncurkan Platform Donasi Digital Empower, Dorong Ekonomi Desa dan UMKM
-
TikTok dan Roblox Minta Perpanjangan Waktu untuk Ikuti Ketentuan PP Tunas
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026, Baru X dan Bigo Live yang Patuh