Suara.com - Gambar Peringatan Darurat berlambang Garuda Pancasila yang memiliki latar belakang warna biru saat ini tengah ramai digunakan di media sosial, baik X (dulunya Twitter) maupun Instagram.
Terpantau sejumlah tokoh publik dan artis Indonesia membagikan gambar tersebut di platform media sosial mereka.
Gambar Peringatan Darurat tersebut merupakan sistem alarm yang disebut EAS (Emergency Alert System).
Jika warganet tengah mencari gambar lain dengan makna serupa, akun X @HabisNontonFilm membagikan sejumlah gambar lainnya.
Gambar yang saat ini viral merupakan hasil tangkapan layar dari akun YouTube EAS Indonesia Concept. Namun, ada beberapa akun YouTube lainnya yang membagikan video serupa, salah satunya adalah Blocky Brain.
Video berjudul THE LAST BROADCAST tersebut diunggah dalam gaya analog horror. Analog horror sendiri merupakan subgenre horor yang memanfaatkan gaya serta ciri khas dari teknologi lawas, seperti VHS dan kaset rekaman.
Ini sengaja menggunakan kualitas rekaman yang kasar dan audio yang lusuh dengan gaya narasi ambigu dan menciptakan kesan meresahkan.
Video itu sendiri diunggah pada 1 Desember 2022 dan menampilkan narasi seperti berikut:
"Siaran darurat. Ini adalah siaran terakhir atas mandat Presiden Republik Indonesia. Jika Anda menyaksikan ini, maka pemerintahan Republik Indonesia telah usai. Pemerintahan telah diambil alih oleh entitas [BUKAN MANUSIA]. Kami berdoa kepada Tuhan YME untuk keselamatan seluruh rakyat. Berlindung dan hindari bepergian ke luar," tulis keterangan pada video tersebut.
Baca Juga: Apa Arti Marriage is Scary? Viral di X Gegara Rumah Tangga Pratama Arhan dan Azizah Salsha
Dalam keterangan pemilik akun, video tersebut merupakan fiksi dan dibuat untuk tujuan hiburan.
Gambar Peringatan Darurat berlambang Garuda sendiri ramai digunakan warganet terkait dengan tagar #KawalPutusanMK yang hingga saat ini menjadi Trending Topic di X.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali