Suara.com - Google Doodle menampilkan AT Mahmud pada beranda mesin pencarian hari ini (03/10/2024). Pengguna Google juga dapat menemukan keterangan bertuliskan 'Ulang Tahun AT Mahmud ke-94 Doodle'.
Sebagai informasi, Abdullah Totong Mahmud (A.T. Mahmud) merupakan seorang pencipta lagu asal Palembang, Sumatera Selatan.
Pria kelahiran 3 Oktober 1930 tersebut dikenal sebagai pencipta lagu anak-anak legendaris. Ia dianggap sukses memimpin acara Ayo Menyanyi dan Lagu Pilihanku di TVRI pada 1970-an.
AT Mahmud sudah tutup usia pada 2010 lalu karena menderita penyakit infeksi paru-paru. Pengguna Google pasti akrab dengan perubahan logo Google di mesin pencari. Google Doodle sendiri merupakan perubahan logo khusus di beranda Google untuk memperingati acara, prestasi, hingga tokoh terkemuka.
Google Doodle kini memperingati hari lahir AT Mahmud ke-94. "Ulang Tahun AT Mahmud ke-94 Doodle hari ini merayakan komposer Indonesia A.T. Mahmud, yang dikenal sebagai komposer lagu anak-anak yang terkenal," bunyi keterangan pada Google.
AT Mahmud diketahui pernah mengemban ilmu di University of Sydney, Australia dan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jakarta. Pada 1963, ia dipindahtugaskan ke Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK) di Jakarta Selatan.
AT Mahmud memutuskan untuk keluar dari FKIP serta meninggalkan kuliah bahasa Inggris dan memilih untuk menekuni musik melalui SGTK.
Bakat AT Mahmud terasah sehingga mampu menciptakan lagu anak-anak di sekolah guru tersebut. Inspirasi AT Mahmud dalam menciptakan lagu datang dari mana saja, termasuk dari anak kandungnya sendiri.
Ia berhasil menciptakan banyak lagu pada periode 1970-an. Menarik perhatian perusahaan rekaman, lagu ciptaan AT Mahmud tersebar di beberapa piringan hitam.
Baca Juga: Ngeri Banget, Google Earth Bisa Bawa Kita Balik ke Masa Lampau
Deretan lagu anak populer ciptaan AT Mahmud yaitu Ambilkan Bulan Bu, Paman Datang, Anak Gembala, Pelangi, Cicak di Dinding, Bintang Kejora, Aku Anak Gembala, Pemandangan, Bulan Sabit dan masih banyak lagi.
Terdapat setidaknya 40 lagu karya AT Mahmud yang tersimpan di piringan hitam. Beberapa karya AT Mahmud yang dinyanyikan oleh Tasya Kamila membuat lagu tersebut mampu dinikmati oleh lintas generasi. 'Karya abadi' berupa puluhan lagu anak-anak populer membuat sosok AT Mahmud tergolong legendaris sebagai komposer musik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah