Suara.com - Meskipun diklaim lebih hemat daya dan kencang dibanding MIUI, beberapa pengguna HyperOS masih saja mengeluh mengenai performa perangkat yang mendadak lemot. Menangani hal ini, kamu perlu mematikan salah satu fitur HyperOS.
Usai update dan menggunakan HyperOS, beberapa pengguna mengaku jika perangkat Xiaomi, Redmi dan POCO justru menjadi lemot sehingga terganggu ketika digunakan. Berbagai protes terkait penurunan performa perangkat usai update ini kemudian diterima oleh Xiaomi.
Diduga penyebab HP yang menjadi lemot, Xiaomi menyarankan agar pengguna mematikan fitur MIUI System Ads (MSA) di perangkat masing-masing. Fitur ini memiliki kegunaan untuk menghadirkan iklan di sistem antarmuka.
Secara kinerja, fitur ini memang bekerja dengan lebih berat. Hal tersebut diduga menjadi penyebab HP Xiaomi, Redmi dan POCO menjadi lemot dan mengganggu performa perangkat nantinya.
Selain itu, fitur MIUI System Ads (MSA) ini juga mempengaruhi kemunculan iklan di laman depan perangkat. Biasanya iklan-iklan ini membuat penggunaan HP menjadi sangat terganggu. Dianggap sebagai penyebab HP menjadi lemot, ada baiknya jika kamu mematikan fitur MSA di HyperOS ini.
Cara mematikan fitur MIUI System Ads (MSA) di HyperOS
- Masuk ke 'Settings' di HP masing-masing
- Buka menu 'Security'
- Lanjutkan ke pilihan 'Authorization & Revocation'
- Selanjutnya pada menu MIUI System Ads Service (MSA) pilih matikan atau 'Revoke'
- Restart perangkat untuk membuat pengaturan anyar ini berjalan dengan lancar
Daripada HP Xiaomi, Redmi dan POCO kamu menjadi lemot dan mengganggu penggunaannya, itu tadi cara mematikan fitur MIUI System Ads (MSA) di HyperOS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123