Suara.com - ONIC Lydia baru-baru ini menuai perhatian netizen di media sosial. Bagaimana tidak, selebgram cantik tersebut diterpa isu video 12 menit yang viral.
Sebagai informasi, Lydia Setiawan atau Lydia merupakan selebgram sekaligus TikToker. Ia juga dipilih sebagai Brand Ambassador (BA) dari ONIC Esports. Sebagai BA, Lydia sering terlihat menemani ONIC di berbagai kompetisi terutama Mobile Legends.
Lydia sepertinya tak menganggap isu 'video 12 menit' secara serius. Ia bahkan belum memberikan klarifikasi dan justru membuat konten baru di Instagram. Gadis asal Samarinda kelahiran 2004 ini mempunyai akun Instagram @lydiaaas__ dengan lebih dari 1,1 juta follower.
Selain itu, ia juga memiliki akun TikTok @dumblydiaaass dengan 3,3 juta pengikut. Beberapa utas di X membahas video 12 menit dari ONIC Lydia.
"Video mirip Lydia Onic Gamer dan selebgram asal Samarinda viral, 12 menit 13 detik (jangan nanya link ya)," tulis @V3g3L. Postingan berhasil viral usai ditonton 7,3 juta kali dan memperoleh seribu repost. Tak sedikit netizen menganggap bahwa pemeran video beradegan dewasa yang berdurasi 12 menit mirip Lydia.
Postingan terbaru Lydia langsung diserbu lebih dari seribu komentar dari netizen. Sebagian netizen percaya bahwa itu pemeran video dewasa tersebut adalah Lydia.
Meski begitu, sebagian netizen lain menganggap video syur viral adalah hasil dari Deepfake atau rekayasa menggunakan AI (kecerdasan buatan). Salah satu postingan terbaru memperlihatkan momen saat Lydia mengiklankan produk kecantikan. Unggahan lain justru tak membahas atau memberikan klarifikasi tentang video 12 menit.
"Aku kira odading mang oleh, ternyata oh darling my only," tulis ONIC Lydia pada Rabu (12/11/2024). Postingan anyar milik Lydia mendapat beragam komentar dari netizen.
"Kurang-kurangi foto selfie Lid. Nanti disalahgunain sama orang dibikin Deepfake," kata @ton**r*an.
Baca Juga: Diduga Pemeran Video Syur 12 Menit, Lydia Onic Masih Aktif Kuliah
"Kok ada orang yang percaya itu Lydia ya? Cringe banget," balas @h**mi*ah.
"Beneran kamu? Semoga bukan," ungkap @ri**o*ly.
"Udah lihat semua. Tapi beneran mirip sih," pendapat @a**ya*ede.
Berita Terkait
-
5 Fakta Menarik Kontes Mirip Nicholas Saputra, Tiru Timothee Chalamet Look-Alike
-
Viral Guru SMP Rekam Siswa Gambar Alis Pakai Spidol Berujung Didenda Rp100 Juta
-
Gibran Minta Jangan Ada Kriminalisasi Guru, Netizen Soroti Kemampuan Pidatonya
-
Anies Foto di Depan Stand Komik, Netizen Hubungkan dengan Jokowi: Memasak?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia