Suara.com - Curhatan guru honorer kerap mendapat perhatian di media sosial. Sebuah utas mengenai tangisan bahagia seorang guru honorer yang menerima sertifikat pendidikan profesional viral di medsos.
Wanita itu terharu mengingat ia hanya memperoleh gaji Rp 200 ribu per bulan saat masih menjadi guru honorer. Ia diketahui telah mengajar pada salah satu sekolah swasta selama 13 tahun.
"Selamat bu guru," tulis akun X @kegblgnunfaedh saat membagikan ulang postingan milik akun TikTok @qiandra_adventure. Guru honorer itu mendapat sertifikasi sehingga gajinya naik menjadi jutaan rupiah.
Postingan bukan berasal dari sang guru melainkan kiriman dari anak guru tersebut. "Mama ku lagi pelatihan Kurikulum Merdeka tiba-tiba mama pengen video call-an. Mama kok nangis ma? Ternyata hari ini pengumuman mamaku. Setelah 13 tahun mengabdi jadi guru swasta, yang cuma nerima gaji 200 ribu per bulan," tulis @qiandra_adventure.
Postingan menampilkan pengumuman dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan bahwa wanita tersebut lulus ujian. Ibu dari akun @qiandra_adventure merupakan salah satu peserta yang lulus ujian PPG dan menerima sertifikasi.
"Selamat ya ma, atas kelulusannya. Setelah 13 tahun akhirnya diakui negara juga sebagai guru profesional," ungkap @qiandra_adventure. Postingan itu viral setelah ditonton 600 ribu kali dan memperoleh 14 ribu tanda suka. Unggahan viral tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
"Gila 13 tahun lama banget itu, 200 rb mah buat ongkos transportasi sebulan juga kagak cukup. Miris banget emang upah gaji honorer di negeri ini," pendapat @ik**ko*i28.
"Ikut nangis. Selamat ya bu. Setelah belasan tahun akhirnya ibu dihargai," balas @ang**a**dala.
"200 ribu sebulan itu. Dari harga gorengan 500k sampe 2000 gak naik sama sekali. Sedangkan pejabatnya ratusan juta.
Syukur baik bisa bertahan, dan semoga bisa bayar hutang juga bu kalau punya," cuit @ri**sl*de.
"Saya menangis lihat ini. Saya baru dua tahun jadi ASN. Sebelumnya 14 tahun jadi guru honorer. Sekarang bareng mama kamu dek lulus PPG, alhamdulillah. Tahu banget perjuangan honorer dulu gimana," kata @hus**ya**601.
Berita Terkait
-
Zulhas Kunjungi Jokowi, Dokter Tifa Lontarkan Sindiran Telak: Takut?
-
Viral! Cara Mudah Bikin Video Transformasi Venom di TikTok Pakai AI
-
Netizen Indonesia Komentar Kocak di Akun Timnas Jepang: Ngalah Saja Bang
-
Tangis Pecah! Penyesalan Ira Maria Biarkan Anaknya Menggonggong di Depan Ivan Sugianto: Saya Ketakutan dan Panik
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda