Suara.com - Netizen baru-baru ini membandingkan kemampuan bahasa Inggris dua politikus kenamaan, Jokowi dan Anies Baswedan. Sama-sama lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), kampus almamater keduanya ikut menjadi perbincangan.
Dalam video yang diunggah oleh akun @YasmineMirzha di laman X, publik membandingkan kemampuan berbahasa Inggris Jokowi dan mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Video ini dipercaya diambil di dua momen berbeda.
"Sekarang saya baru tahu mana UGM mana UGD, bagai langit dan gorong-gorong" tulis akun tersebut.
Di video pertama, Jokowi nampak hadir di salah satu event internasional. Diduga video ini diambil ketika dirinya masih menjabat sebagai Presiden Indonesia. Dalam video, Jokowi diduga membaca pidato dalam bahasa Inggris tersebut.
Sedangkan di video kedua, Anies Baswedan nampak percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris sambil menatap lurus ke arah kamera. Dalam video tersebut dirinya membahas mengenai transportasi dan pembangunan Jakarta.
Dibandingkan oleh netizen di video yang viral di X ini, kolom balasan unggahan tersebut kemudian menjadi perbincangan hangat hingga menuai ratusan komentar netizen.
"UGD Universitas Gadjah Dama, UGM Universitas Gadjah Mada gitu ya?" balas netizen.
"Mulyono UGM? Universitas gak mudeng" komentar akun lainnya.
"Dih kok bisa gitu yah, kaya gimana gitu dengernya" ungkap netizen.
Baca Juga: Hasto: Jokowi Sekeluarga Bukan Lagi Kader PDIP
"Bahasa Inggris-nya Mulyono malu-maluin anak UGM angkatan 80" tulis akun lainnya membalas.
Viral di laman X, cuitan mengenai netizen yang membandingkan kemampuan bahasa Ingggris Jokowi dan Anies Baswedan ini lalu sudah mendapat ratusan retweets dan balasan dari netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah