Suara.com - Para arkeolog telah menemukan pemakaman awal abad pertengahan di tenggara Inggris. Di dalam salah satu kuburannya yang penuh harta karun—yang berasal dari abad kelima dan keenam Masehi, mereka juga menemukan pedang yang terpelihara dengan baik.
Ditemukan di kuburan seorang pria, gagang senjata yang berlapis perak dan emas diukir dengan pola, dan sebuah cincin menyatu pada gagangnya (bagian atas pegangannya).
Bilahnya yang panjang menampilkan “naskah rahasia”, lapor Dalya Alberge dari Guardian.
Hebatnya, para peneliti juga menemukan bagian dari sarung pedang tersebut—selubung dari kayu dan kulit yang dilapisi bulu berang-berang.
“Pedang seperti ini sangat istimewa,” kata Duncan Sayer dari Universitas Central Lancashire, arkeolog utama situs tersebut, kepada majalah Smithsonian.
“Sepertinya pria yang dikuburkan bersamanya sedang memeluknya. Gagang dan pelindungnya setinggi kepala dan bahu, secara visual menyatu dengan wajah dan penampilan pribadinya.”
Pedang itu mungkin merupakan hadiah dari seorang bangsawan, tambah Sayer, dan mungkin telah digunakan selama beberapa generasi—yang menandakan status sosial—sebelum menemani pemilik terakhirnya ke alam kubur.
“Itu memberinya otoritas,” katanya.
Para arkeolog telah menggali 12 kuburan di pemakaman tersebut, yang menurut mereka dapat menampung sebanyak 200 pemakaman.
Baca Juga: Benarkah Fogvid-24 Senjata Biologis? Fakta di Balik Kabut Tebal di AS
Makam pria yang memeluk pedang itu juga berisi liontin emas yang diukir dengan gambar naga atau ular, yang menurut para peneliti mungkin merupakan “kenang-kenangan berharga” milik seorang kerabat perempuan, menurut Guardian.
Semua kuburan laki-laki berisi senjata yang lebih besar, seperti tombak dan perisai, sedangkan kuburan perempuan berisi pisau, bros, gesper, dan artefak lainnya.
Pedang ini akan segera ditampilkan di acara “Digging for Britain” di BBC Two, yang dipandu oleh antropolog Alice Roberts.
“Ini adalah pemakaman Anglo-Saxon yang luar biasa, dengan kuburan yang dihias dengan sangat indah, banyak kuburan senjata di mana Anda menemukan benda-benda seperti ujung tombak besi dan seaxe, yang merupakan pisau Anglo-Saxon—dan kemudian ada pedang yang menakjubkan ini,” kata Roberts kepada the Wali.
“Saya belum pernah melihat yang terpelihara dengan begitu indah.”
Para peneliti berupaya memahami makna dan tanda senjata tersebut. Secara khusus, cincin yang menempel pada gagangnya menunjukkan asal usul yang menarik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Anti Gores 2026, Worth It untuk Jangka Panjang
-
Daftar Harga Samsung Galaxy A57 di Indonesia Terungkap, Tambah Mahal Hampir Rp2 Juta
-
5 HP Samsung dengan NFC Termurah di April 2026, QRIS dan Top Up Lebih Mudah
-
5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?
-
5 Rekomendasi HP Murah Spek Kencang 2026, Harga Bersahabat Performa Ngebut
-
6 Smartwatch Layar AMOLED dengan Pemantau Kesehatan dan GPS Mulai Rp300 Ribuan
-
Gameplay Forza Horizon 6 Terbaru Bocor, Aktivitas Kota Lebih Hidup
-
5 Rekomendasi HP Tahan Air Harga Murah yang Masih Layak Dibeli pada April 2026
-
Trailer Beredar, Game Arcade Legendaris Truxton Extreme Siap ke Konsol dan PC
-
TCL C7L Resmi Debut, Bawa Layar Mini LED dengan Refresh Rate 144 Hz dan Kecerahan Tinggi