Suara.com - Susi Pudjiastuti ikut menanggapi laporan mengenai rencana Prabowo untuk memotong anggaran Otorita IKN sebesar Rp 4,8 triliun. Menanggapi pemberitaan terkait hal ini, Susi Pudjiastuti mengaku setuju.
Sebelumnya, Otorita IKN mengaku akan melakukan pemotongan anggaran belanja lembaga Tahun Anggaran (TA) 2025 sebesar Rp 4,81 triliun dari total Rp 6,39 triliun.
Terkait rencana pemotongan anggaran ini, Susi Pudjiastuti mengaku setuju dengan kebijakan Prabowo. Menurutnya, adalah lebih baik jika pembangunan IKN ditunda karena keadaan ekonomi negara.
"Agree Pak Presiden @prabowo, lelbih baik ditunda semuanya" tulis Susi Pudjiastuti melalui akun @susipudjiastuti.
Dalam waktu singkat, cuitan Susi Pudjiastuti yang setuju agar adanya pemotongan anggaran Otorita IKN ini kemudian menjadi viral di X dan menuai berbagai komentar dari netizen.
Banyak yang sepakat dengan kebijakan baru itu. Namun, ada juga netizen yang menyinggung mantan Presiden Indonesia, Jokowi yang dikenal adalah pemilik gagasan pembangunan IKN.
"Emang Mulyono ngerepotin aja ya bu" balas netizen.
"Jangan gitu bu, nanti Pak Jokowi gelisah" komentar akun lainnya.
"Gak dilanjutin sayang, dilanjutin juga gak bisa. Serba salah memang, kesalahan diawal perencanaan yang harusnya dipikirin mateng gak dilakuin" ungkap netizen.
Baca Juga: Sebut Kunjungan di Solo Settingan, Roy Suryo Sindir Aktivitas Jokowi usai Lengser: Dia Banci Kamera
"Kalau pak @prabowo berani meng-cut orang-orang bekas/titipan Mulyono dan kebijakan-kebijakan anehnya pasti negara ini perlahan membaik" tulis akun lainnya.
Viral di X, cuitan Susi Pudjiastuti yang sepakat dengan rencana pemotongan anggaran Otorita IKN ini lalu telah mendapat lebih dari 1000 retweets dan ratusan balasan dari netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo