Suara.com - Kecepatan internet Indonesia masih tertinggal jauh dari negara-negara di Asia Tenggara. RI hanya menempati posisi kelima di daftar negara dengan internet 4G tercepat, dari 11 negara ASEAN.
Hal ini diungkap oleh firma riset OpenSignal dalam laporan barunya bertajuk Global Network Excellence Index, sebagaimana dikutip dari situs resminya, Jumat (21/2/2025).
Laporan itu mengungkapkan kecepatan internet 4G yang ada di setiap negara. Nah Indonesia hanya menempati posisi kelima dari total 11 negara ASEAN.
Berikut daftar negara dengan kecepatan internet 4G tertinggi di ASEAN versi riset OpenSignal:
1. Brunei
2. Vietnam
3. Singapura
4. Malaysia
5. Indonesia
6. Myanmar
7. Thailand
8. Filipina
9. Kamboja
10. Laos
11. Timor Leste
Sebenarnya OpenSignal juga menyediakan peringkat negara dengan kecepatan internet versi jaringan 5G. Hanya saja Indonesia tidak termasuk dalam daftar tersebut.
OpenSignal menyatakan kalau pengukuran kecepatan internet 5G disertakan di negara-negara yang telah menerapkan jaringan generasi kelima tersebut secara luas. Jaringan 5G di Indonesia sendiri memang masih terbatas di kota-kota besar atau wilayah bisnis saja.
Kendati begitu Indonesia menempati tiga besar sebagai negara dengan ketersediaan jaringan internet 4G atau 5G se-ASEAN. Di kategori ini, Indonesia hanya kalah dari Singapura dan Malaysia.
Berikut daftar negara dengan internet 4G atau 5G yang lebih merata se-ASEAN menurut OpenSignal.
Baca Juga: Internet Biznet Makin Cepat di Tahun 2025, Harga Tetap Sama
1. Singapura
2. Malaysia
3. Indonesia
4. Thailand
5. Brunei
6. Kamboja
7. Filipina
8. Vietnam
9. Myanmar
10. Laos
11. Timor Leste
Tag
Berita Terkait
-
Internet Biznet Makin Cepat di Tahun 2025, Harga Tetap Sama
-
Biznet Siap Ikut Rencana Komdigi Sediakan Internet Murah Rp 100 Ribu 100 Mbps
-
Jumlah Pengguna Biznet Tembus 700 Ribu Pelanggan
-
Ajang Ini Dorong Pemanfaatan AI demi Masa Depan Digital Indonesia
-
Produk Indonesia Banyak Dilirik Negara Tetangga, UMKM Punya Peluang Ekspor Ke Pasar Asia Tenggara
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut
-
Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara