Langkah selanjutnya yang harus dilakukan, pengguna dapat memilih apakah ingin pengujian A/B aktif. Pada tahap ini, pengguna kan dapat mengaktifkan fitur pengujian A/B, di mana pengguna dapat mencoba berbagai gambar, teks, audiens, atau penempatan untuk memaksimalkan kinerja iklan.
Lalu pilih apakah pengguna ingin mengaktifkan anggaran kampanye Advantage+. Namun, fitur ini hanya tersedia jika pengguna memilih opsi Auction, yang artinya Facebook akan secara otomatis menemukan peluang terbaik yang tersedia untuk mendapatkan hasil di seluruh set iklan. Advantage+ paling cocok untuk kampanye dengan setidaknya dua set iklan.
Tak hanya itu, Facebook kini memungkinkan pengguna untuk mempersempit sasaran performa. Jika pengguna baru mengenal Facebook Ads, sebaiknya mencoba opsi yang lebih luas sebelum memusatkan perhatian pada target spesifik.
Selanjutnya, pengguna harus menetapkan anggaran per hari atau seumur hidup untuk kampanye. Pengguna juga harus menyesuaikan target audiens di Ads Manager, mulai dari lokasi, usia, dan bahasa.
Sebelum menerbitkan iklan, pengguna juga diminta untuk memilih penempatan iklan di mana kampanye tersebut akan muncul. Ada beberapa opsi di seluruh rangkaian platform sosial Meta, mulai dari Feed, Stories dan Reels, stream, hasil penelusuran, Messages, hingga iklan stiker.
Pengguna juga dapat menambahkan media dan teks dengan mengklik menu Edit di kotak Ad creative.
Untuk memasang iklan, klik tombol Publish di sudut kanan bawah halaman. Setelah iklan diterbitkan, Facebook akan menahan kiriman pengguna sehingga perusahaan dapat meninjaunya untuk memastikan iklan tersebut sesuai dengan standar dan tidak melanggar pedoman komunitas. Umumnya, iklan akan ditinjau dalam waktu 24 jam. Pengguna akan menerima email konfirmasi dari Facebook setelah iklan ditayangkan.
Itulah cara mudah untuk memasang iklan Facebook bagi pemula.
Baca Juga: Catat! Jadwal Penukaran Uang Baru 2025 di Medan, Berikut Lokasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan
-
5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
-
Tren PayLater untuk Beli Elektronik Meningkat: Ini Peran Indodana di Era Belanja Digital 2026