Ilustrasi bus untuk mudik. Tips beli tiket bus AKAP mudik Lebaran anti tipu anti calo (IG/rosaliaindahbusgallery)
Aplikasi Redbus nantinya menawarkan sejumlah jadwal perjalanan dari semua PO tepercaya. Anda hanya perlu memilih kursi dan menyelesaikan pembayaran.
Tiket bisa dibayarkan melalui e-money, bank, dan minimarket. Setelah tiket online dipesan, Anda bisa menukarkan tiket virtual atau tangkapan layar WhatsApp di loket offline masing-masing PO.
Terdapat sejumlah kerugian apabila calon penumpang nekat memesan tiket memakai jasa calo. Berikut deretan kerugiannya:
- Harga Lebih Mahal: Calo biasanya menaikkan harga tiket berkali-kali lipat dari harga aslinya. Anda bisa rugi besar!
- Tiket Palsu: Risiko penipuan sangat tinggi. Anda bisa mendapatkan tiket palsu atau tiket yang sudah dibatalkan, dan akhirnya tidak bisa naik bus.
- Tidak Ada Jaminan: Jika terjadi masalah (bus batal, jadwal berubah, dll.), calo tidak bertanggung jawab. Anda tidak bisa meminta pengembalian uang atau kompensasi.
- Keamanan Tidak Terjamin: Membeli tiket dari calo berarti Anda tidak tercatat sebagai penumpang resmi. Jika terjadi kecelakaan, Anda mungkin kesulitan mendapatkan asuransi atau bantuan.
- Mendukung Praktik Ilegal: Membeli dari calo sama dengan mendukung praktik ilegal yang merugikan perusahaan bus dan penumpang lain.
Itulah tadi tips beli tiket bus AKAP mudik Lebaran anti tipu anti calo, jangan sampai tertipu oleh oknum penjual tiket palsu ya!
Komentar
Berita Terkait
-
Cara Dapat Diskon Tiket KA Blambangan Ekspres dan KA Ijen Ekspres untuk Mudik Lebaran
-
Ingatkan THR Pekerja Segera Dibayar, Cucun Syamsurijal Apresiasi Insentif Mudik Lebaran
-
Jadwal Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025 di Tol, Jangan Sampai Terlewat
-
Cara Tukar Koin Emas di Game Lemo Jadi Saldo DANA, GoPay, atau OVO
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim