Suara.com - Di tengah kemudahan layanan digital yang semakin merajai keseharian, keamanan data pribadi menjadi isu yang tidak boleh diabaikan.
Meski sejumlah platform keuangan digital legal di Indonesia telah dilengkapi fitur keamanan berlapis, potensi ancaman kejahatan siber tetap mengintai.
Brand Manager platform fintech lending AdaKami, Jonathan Kris, mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam menjaga informasi pribadi.
Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan data bisa terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari pencurian identitas.
Hingga penyebaran informasi sensitif yang bisa merugikan pengguna secara finansial maupun psikologis.
“Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kesadaran dan menjaga informasi pribadi dengan lebih bijak. Dengan langkah pencegahan yang tepat, kenyamanan gaya hidup digital tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir,” ujar Jonathan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (16/5).
Ia menambahkan, meskipun platform seperti AdaKami terus berupaya memperkuat sistem keamanannya.
Pengguna tetap memiliki peran penting dalam menjaga kerahasiaan data mereka sendiri.
Untuk itu, Jonathan membagikan sederet tips sederhana namun penting agar masyarakat dapat lebih terlindungi.
Baca Juga: Airlangga: RI Berpotensi Raup Devisa 8 Miliar Dolar AS dari Transaksi QRIS Jemaah Haji
Saat menjalani aktivitas di dunia digital, khususnya dalam menggunakan layanan keuangan daring.
1. Jaga Informasi Pribadi di Media Sosial
Di era media sosial, banyak orang tanpa sadar membagikan informasi yang sebenarnya bersifat pribadi.
Data seperti tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat rumah, hingga kode OTP bisa menjadi celah empuk bagi pelaku kejahatan siber.
Tren membagikan momen ulang tahun, misalnya, memang terlihat tidak berbahaya.
Namun, informasi ini bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan verifikasi keamanan di berbagai layanan digital.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics