Suara.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyetujui transaksi pengambilalihan saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara (SG) Pte Ltd (TikTok Nusantara). Namun akuisisi Tokopedia ke TikTok Shop ini memerlukan banyak persyaratan yang harus dipenuhi demi cegah monopoli.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama pada Sekretariat Jenderal KPPU, Deswin Nur menerangkan kalau kedua perusahaan yang diwakili Wilfred Halim selaku Global Lead E-Commerce Risk Control and Security TikTok Nusantara dan Melissa Siska Juminto selaku Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia menyatakan kesanggupan persetujuan bersyarat dari KPPU.
"Kedua pelaku usaha menyatakan kesanggupan akan melaksanakan Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaan Persetujuan Bersyarat yang ditetapkan KPPU tanpa penyesuaian redaksional atau teknis apapun," kata Deswin dalam siaran pers KPPU, Rabu (18/6/2025).
Syarat pertama, keduanya harus memastikan membuka pilihan untuk metode pembayaran dan logistik yang tidak diikat dengan tying dan bundling dalam berbagai bentuk promosi, diskon, dan sejenisnya.
Kedua, Tokopedia dan TikTOk Shop tidak boleh melakukan penyalahgunaan kekuatan pasar seperti predatory pricing yang merugikan kompetitor, self-preferencing dalam display platform dan diskriminasi terhadap produk di luar grup para pihak, hingga menghalangi seller/merchant untuk bertransaksi di Tokopedia maupun TikTok Shop baik secara langsung maupun dengan memberikan persyaratan yang memberatkan seller/merchant atau konsumen.
Ketiga, memastikan platform media sosial TikTok memberikan kebebasan bagi pemilik akun TikTok untuk mempromosikan produknya yang terdapat di platform e-commerce lain di luar Tokopedia dan TikTok Shop.
Keempat, memastikan tidak terdapat eksploitasi kekuatan pasar melalui kenaikan harga yang tidak wajar atau tidak dapat dijustifikasi secara ekonomi.
Syarat kelima, memastikan adanya perlindungan terhadap UMKM dengan memberikan kesempatan yang sama untuk UMKM berkembang di platform TikTok Shop dan Tokopedia.
Selain itu KPPU juga akan melakukan pengawasan terhadap Tokopedia dan TikTok Shop dengan meminta masing-masing pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai data secara rutin. Hal ini dilakukan agar keduanya patuh atas Persetujuan Bersyarat KPPU.
Baca Juga: Susunan Dewan Komisaris dan Direksi GOTO, Eks Gubernur BI Jadi Komisaris
Berikut data yang wajib dilaporkan Tokopedia dan TikTok Shop ke KPPU:
- Laporan setiap tiga bulan untuk fitur "Shop" (Shop | Tokopedia) yang mencakup total pendapatan dari kegiatan E-commerce beserta sumber pendapatannya; persentase dan/atau nilai fee yang dikenakan kepada penjual (seller) dan pembeli (konsumen) untuk lima kategori; komponen biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost) dalam operasional bisnis perusahaan E-Commerce, Growth trend atau decline trend dengan basis data bulanan atau triwulanan atas biaya langsung dan biaya tidak langsung, selama dua tahun sejak Penetapan ditetapkan.
- Seluruh daftar perusahaan penyedia jasa layanan pengiriman dan jasa layanan pembayaran yang bekerja sama di Shop|Tokopedia dan setiap terdapat perubahan setiap enam bulan, selama dua tahun sejak Penetapan ditetapkan.
- Dokumen perjanjian dengan dua penyedia jasa layanan pengiriman dan jasa pembayaran terbesar dan dua penyedia jasa layanan pengiriman dan jasa layanan pembayaran terkecil yang bekerja sama di Shop|Tokopedia sebelum dan setelah pengambilalihan saham setiap tahun, selama dua tahun sejak Penetapan ditetapkan.
- Dokumen perjanjian dengan 2 merchant/seller UMKM dan 2 merchant official store di Shop|Tokopedia sebelum dan setelah pengambilalihan saham setiap tahun, selama dua tahun sejak Penetapan ditetapkan.
Pengawasan atas pelaksanaan Persetujuan Bersyarat akan dilaksanakan KPPU sejak tanggal Penetapan sampai dengan tanggal 17 Juni 2027. Dengan dikeluarkannya Penetapan, Majelis Komisi menghentikan proses persidangan atas perkara tersebut.
Namun Deswin menyebut apabila Tokopedia dan TikTok Shop tidak menjalankan syarat dan kewajiban itu, mereka bakal diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
"Ke depan, apabila KPPU menemukan kedua pelaku usaha tidak melaksanakan Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaan Persetujuan Bersyarat tersebut, maka Perkara Nomor 01/KPPU-M/2025 akan dilanjutkan ke tahap Pemeriksaan Lanjutan. Di mana pelaku usaha dihadapkan pada tindakan administratif sebagaimana Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999," tegasnya.
Berita Terkait
-
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi GOTO, Eks Gubernur BI Jadi Komisaris
-
7 Aplikasi Penghasil Uang Terbaru, Langsung Cair ke DANA
-
TIRTIR Cushion Viral di TikTok! Cek Review Jujur dan Harga, Cocok untuk Kulitmu?
-
4 Brightening Serum yang Viral di TikTok Efektif Pudarkan Bekas Jerawat
-
Boros karena FOLU: Waspada Perilaku Konsumtif dari TikTok Shop
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh
-
5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium