Suara.com - ZTE Corporation, penyedia global terdepan untuk solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi, bersama Telkomsel, penyedia layanan telekomunikasi digital mengumumkan implementasi komersial dari solusi 5G site khusus UniSite 1+2+3.
Kolaborasi ini bertujuan membangun jaringan 5G yang ramah lingkungan, lebih sederhana, dan lebih cerdas.
Solusi UniSite 1+2+3 dari ZTE merupakan pendekatan terkini dalam pengembangan jaringan yang menggabungkan kesederhanaan desain, efisiensi energi, dan inovasi teknologi.
Solusi ini dikembangkan melalui kolaborasi erat antara ZTE dan Telkomsel, untuk mendukung pembangunan jaringan 5G yang lebih efisien dan siap menghadapi masa depan.
Implementasi ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan jaringan 5G yang lebih hijau, lebih praktis, dan lebih cerdas di Indonesia.
ZTE dan Telkomsel meresmikan peluncuran solusi UniSite 1+2+3 5G, sebuah langkah penting dalam mewujudkan jaringan 5G yang lebih cerdas dan ramah lingkungan.
Vice President of ZTE Corporation, Tang Xue, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Telkomsel menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan solusi 5G yang inovatif dan berkelanjutan di tingkat global.
"Solusi UniSite 1+2+3 mencerminkan komitmen ZTE untuk menyederhanakan arsitektur jaringan, sekaligus meningkatkan performa dan efisiensi," katanya dalam keterangan resminya pada Sabtu 21 Juni 2025.
Dirinya pun merasa bangga karena dapat mendukung Telkomsel dalam membentuk masa depan 5G Indonesia, baik melalui penciptaan nilai lebih bagi pelanggan maupun ekosistem digitalnya secara keseluruhan.
Baca Juga: nubia Focus 2 5G Resmi Gebrak Pasar Tanah Air, Punya Kamera AI 108 MP Harga HP Rp 2 Jutaan
Senada dengan hal tersebut, Vice President Network Planning & Architecture Telkomsel, A. Moelky Furqan, menambahkan bahwa kolaborasi Telkomsel dengan ZTE melalui solusi UniSite 1+2+3 sejalan dengan visi kami untuk memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia melalui konektivitas digital kelas dunia, demi hari yang lebih baik dan masa depan gemilang.
"Dengan solusi perangkat kompak berteknologi tinggi di setiap site dan menurunkan konsumsi energi, kami dapat mempercepat perluasan jaringan 5G secara lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga memperluas cakupan layanan, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional," jelasnya.
Bersama, dia menambahkan bahwa membangun jaringan yang lebih cerdas dan berkelanjutan, yang membuka lebih banyak peluang bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis di Indonesia.
Solusi UniSite 1+2+3 mengintegrasikan berbagai kemajuan teknologi chip, algoritma berbasis kecerdasan buatan, serta arsitektur jaringan terbaru.
Solusi ini dilengkapi dengan chip canggih, Super-N Power Amplifier generasi baru, dan integrasi menyeluruh di berbagai aspek seperti pita frekuensi, sektor, kanal, dan antena.
Penerapannya di jaringan Telkomsel telah menyederhanakan jumlah modul nirkabel dari 15 menjadi hanya 6 per site, yang mengurangi penggunaan ruang menara lebih dari 60 persen dan menghasilkan penghematan biaya yang signifikan.
Tag
Berita Terkait
-
Jadi HP Android Terlaris di Dunia, Samsung Galaxy A16 5G Turun Harga Rp1 Jutaan di Juni 2025
-
5 Rekomendasi HP 5G Murah Besutan Transsion: Mulai Rp 1 Jutaan, Spek Gahar!
-
4 Rekomendasi HP 5G Murah Rp 2 Jutaan Terbaru Juni 2025, Selalu Bisa Jadi Andalan
-
Cek OPPO A79 5G Si HP Spek Dewa dengan Harga Merakyat, Worth It Dibeli?
-
Oppo A6i 5G Lolos Sertifikasi, Diprediksi Jadi HP 5G Murah Anyar
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan