Suara.com - Huawei disebut sedang menyiapkan teknoloi canggih yang diklaim mampu mengalahkan Apple.
Dilansir dari laman Gizchina, mengutip bocoran Weibo, Sabtu (5/7/2025), Huawei tengah menyiapkan diri untuk menjadi vendor smartphone pertama yang menggunakan teknologi memori pita lebar tinggi (HBM).
Jika ini terjadi, ini akan menjadi perubahan besar dalam penggunaan perangkat keras seluler dan akan menjadi dorongan besar bagi Huawei atas vendor lain seperti Apple.
Sebetulnya, HBM bukanlah hal baru dalam dunia teknologi. Ini adalah bentuk memori canggih yang digunakan dalam aplikasi berkinerja tinggi, termasuk prosesor AI, unit pemrosesan grafis, dan pusat data.
HBM menggabungkan penumpukan 3D, di mana lebih banyak memori hadir dalam ruang yang lebih sedikit.
Konfigurasi ini meningkatkan bandwidth dan efisiensi daya dengan dua kualitas terpenting untuk kinerja seluler.
Saat ini, memori tertinggi pada ponsel pintar adalah LPDDR5X. Samsung akan memperkenalkan LPDDR6 pada akhir tahun 2026.
Namun, Apple akan memperkenalkan HBM bersamaan dengan iPhone edisi ulang tahunnya yang ke-20 pada tahun 2027.
Jika Huawei mampu memperkenalkan HBM sebelum yang lain, maka Huawei akan melangkah jauh melampaui para pemain ponsel pintar lainnya.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Kabel Lightning Apple MFI Termurah, Aman dan Tersertifikasi Resmi
Meskipun ada sanksi dari Amerika, Huawei terus menetapkan batasan.
Huawei tidak dapat menggunakan chip yang diproduksi oleh pemasok utama seperti TSMC atau Samsung.
Sebagai gantinya, Huawei memilih SMIC dari China, yang memiliki teknologi 7nm. Meskipun ada batasan ini, Huawei berfokus pada inovasi, khususnya dalam kecerdasan buatan.
HBM dapat menjadi landasan strategi AI Huawei. Bandwidth tinggi sangat penting untuk tugas-tugas AI, karena secara langsung memengaruhi seberapa cepat dan efisien sistem dapat memproses informasi.
Dengan HBM, ponsel Huawei dapat melakukan tugas-tugas kompleks dengan lebih cepat dan menangani lebih banyak aplikasi sekaligus. Ini akan membedakannya dari penawaran Apple saat ini.
Masih belum ada konfirmasi mengenai model ponsel mana yang pertama kali akan menyertakan HBM.
Berita Terkait
-
iPhone Lipat Apple Bakal Rilis Tahun Depan, Harganya Mahal
-
Huawei Meluncurkan HarmonyOS 6 Didukung Agen AI
-
Riset: Orang Indonesia Ogah Belanja Pakai AI, Lebih Pilih Manusia
-
Selfie Makin Ciamik! HUAWEI nova 13 Pro Rilis Lagi di Indonesia, Harga Hanya Rp7,9 Juta
-
Huawei FreeBuds 6 Meluncur ke Indonesia, TWS Harga Rp 2 Jutaan Baterai Tahan 36 Jam
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota
-
15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator
-
Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah