Suara.com - Evos Divine berhasil merebut juara dunia Esports World Cup Free Fire 2025. Mereka sukses menyabet juara EWC 2025 setelah mendapatkan Booyah di game terakhir, sekaligus menorehkan total poin tertinggi di antara 12 tim.
Gelar juara Evos ini sekaligus mengakhiri puasa gelar tim esports Indonesia di kancah turnamen internasional FF sejak 2019.
Pemain EVOS Divine, Aji Apri Wicaksono alias AIMGOD mengaku bangga dengan pencapaian tim mereka. Tak lupa dia berterima kasih ke semua pihak yang mendukung Evos.
“Saya sangat bangga dengan tim saya. Terima kasih untuk kalian yang sudah bertahan, sudah percaya, dan sudah terus bersama. Terima kasih untuk manajer, tim manajemen, fans, dan semua yang selalu mendukung kami,” ungkap AIMGOD, dikutip dari siaran pers Garena Indonesia, Senin (21/7/2025).
Perjalanan EVOS Divine menuju takhta juara dunia terasa dinilai emosional bagi AIMGOD dan timnya yang diisi oleh Rasyah Rasyid, Rayandra Eka (REYYY), Verilyan Putra (KOCEEL), dan M. Akbar Mustafa (ABAAAX).
Bagi mereka ini adalah pembalasan dan kebangkitan mereka yang terpuruk di Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring. Perubahan strategi dan latihan keras itu akhirnya membuahkan hasil.
“Kami sendiri tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Di FFWS SEA 2025 Spring, kami benar-benar jatuh, performa kami hancur. Tapi dari sana, kami tidak menyerah. Kami rombak total: ganti role, ganti kapten, ada tambahan Rusher juga (Rasyah). Semua berubah. Dan hari ini, perjuangan itu terbayar. Hari ini, semua perjuangan kita terbayar. Kemenangan ini adalah kemenangan untuk semua yang percaya kami bisa bangkit,” papar AIMGOD.
EVOS Divine keluar sebagai juara dengan mendapatkan Booyah di game ke-10 atau game terakhir. Booyah itu membuahkan gelar juara bagi mereka karena sudah terlebih dahulu mencapai Champion Rush atau mengoleksi minimal 80 poin.
Dari segi pencapaian klasemen, EVOS Divine tetap menjadi peringkat pertama. EVOS Divine menutup perjalanan mereka di Riyadh dengan total 170 poin (96 Poin Eliminasi & dua Booyah), serta trofi EWC 2025: Free Fire.
Baca Juga: Ulasan Novel The Long Game: Perjalanan Cinta dan Karier di Kota Kecil
Tak sekadar juara dunia, Rasyah selaku pemain Evos Divine juga memperoleh gelar Most Valuable Player (MVP) EWC 2025: Free Fire. Sang wonderkid itu tampil impresif sepanjang 10 pertandingan.
Bahkan, Rasyah juga menorehkan sejarah sebagai pemain termuda yang mengoleksi gelar MVP di turnamen.
“Sebagai pemain termuda di turnamen ini, saya hanya fokus melakukan yang terbaik. dan Alhamdulillah, kami bisa juara. Hari ini, saya merasa bahwa saya adalah Wonderkid yang sebenarnya. Terima kasih untuk EVOS Fams yang selalu dukung kami, yang terus nonton dan percaya. Untuk keluargaku, ini untuk kalian juga, dan di atas semuanya, ini semua karena Allah,” tutur Rasyah Rasyid.
Rasyah mencatatkan total 57.631 Damage dan total 78 eliminasi sepanjang turnamen. Torehan Damage yang tinggi itu juga menghasilkan total 101 Knocks dan 61 asis.
Pencapaian ini membuatnya sang Wonderkid menjadi salah satu bintang paling cerah di skena Free Fire esports dunia maupun di Indonesia.
Dominasi Indonesia di turnamen internasional Free Fire
Berita Terkait
-
Ulasan Novel The Long Game: Perjalanan Cinta dan Karier di Kota Kecil
-
20 Daftar Kode Redeem FF 21 Juli 2025: Dapatkan Topeng Squid Game hingga Skin Sultan
-
12 Kode Redeem FF Terbaru dan Masih Aktif 21 Juli 2025, Hadiah Spesial Event Squid Game
-
9 Kode Redeem FC Mobile 21 Juli 2025, Peluang Emas Dapatkan Pemain OVR 111
-
39 Kode Redeem FF Terbaru 21 Juli 2025: Banjir Hadiah Squid Game, Diamond, dan Bundle Langka!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan