Suara.com - Game Upin & Ipin Universe mendadak jadi heboh dan banyak diperbincangkan publik belakangan pasca gim ini dimainkan oleh Youtuber Windah Basudara.
Upin & Ipin bukan sekadar tokoh animasi biasa. Dua karakter kembar asal Malaysia ini telah menjadi bagian dari masa kecil banyak orang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Kini, keseruan mereka tidak hanya hadir di layar televisi, tapi juga bisa Anda nikmati lewat gim bertajuk Upin & Ipin Universe, yang membawa petualangan mereka ke dalam bentuk interaktif.
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan penggemar adalah siapa pencipta game Upin & Ipin Universe yang berhasil menghadirkan dunia Kampung Durian Runtuh dalam format digital?
Pertanyaan ini menarik karena proyek gim ini melibatkan kerja sama lintas negara dengan teknologi yang cukup canggih untuk ukuran gim karakter lokal.
Siapa Pencipta Game Upin & Ipin Universe?
Game Upin & Ipin Universe dikembangkan oleh LC Merchandising Sdn. Bhd., anak perusahaan dari Les’ Copaque Production, studio animasi yang juga menciptakan serial Upin & Ipin itu sendiri.
Les’ Copaque Production berasal dari Malaysia dan telah lama dikenal sebagai rumah produksi yang memperkenalkan karakter kembar ini sejak tahun 2007.
Namun, untuk pembuatan gimnya, Les’ Copaque tidak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan perusahaan pengembang gim asal Indonesia, Agate, yang sudah berpengalaman dalam membuat berbagai gim edukatif dan hiburan.
Kolaborasi ini menjadikan Upin & Ipin Universe sebagai hasil kerja sama kreatif antara Malaysia dan Indonesia, dengan tujuan menjangkau pasar Asia Tenggara dan memberikan pengalaman bermain yang khas budaya lokal.
Baca Juga: 43 Kode Redeem FF Max Terbaru 25 Juli: Klaim Hadiah EVOS dan Skin Gloo Wall
Bisakah Game Upin & Ipin Dimainkan di Indonesia?
Tentu saja, Anda bisa memainkan Upin & Ipin Universe di Indonesia. Game ini memang didesain untuk menjangkau pemain di kawasan Asia Tenggara, terutama penggemar setia serial animasinya.
Upin & Ipin Universe tersedia di platform Android dan iOS, dan bisa diunduh langsung melalui Google Play Store atau App Store, tergantung perangkat Anda.
Dalam permainan ini, Anda akan diajak menjelajahi dunia Kampung Durian Runtuh dan menyelesaikan berbagai mini game yang seru.
Kontennya ramah anak, penuh warna, dan tetap membawa unsur nilai moral serta budaya Melayu yang kuat, seperti dalam versi animasinya.
Selain itu, antarmuka game juga tersedia dalam beberapa bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, sehingga memudahkan anak-anak maupun orang dewasa untuk memainkannya.
Namun perlu diperhatikan, agar bisa memainkan game ini dengan lancar, perangkat Anda sebaiknya memiliki spesifikasi yang cukup memadai, terutama untuk gim versi terbaru yang punya grafik dan animasi cukup kompleks.
Berita Terkait
-
43 Kode Redeem FF Max Terbaru 25 Juli: Klaim Hadiah EVOS dan Skin Gloo Wall
-
Anti-Bosan! 5 Rekomendasi Game Offline Android yang Wajib Kamu Coba
-
31 Kode Redeem MLBB Terbaru 25 Juli: Siap-siap Banjir Hadiah Skin Gratis
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 25 Juli: Ada Fist Skin, Hadiah EVOS, dan Parafal
-
Monitor Gaming ASUS ROG Zephyrus X Resmi Rilis: Bawa Layar OLED 330 Hz
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim