Namun, meskipun berskala besar, banyak penggiat ekonomi kreatif yang masih menghadapi hambatan pertumbuhan yang terus-menerus, dari literasi digital yang terbatas hingga tantangan dalam hal branding, visibilitas, dan akses terhadap alat-alat kreatif, terutama di luar kota-kota besar.
Sebagai bagian dari komitmen Canva yang lebih luas untuk mendukung ekonomi kreatif Indonesia, kemitraan ini bertujuan untuk menciptakan kesetaraan peluang bagi semua penggiat ekonomi kreatif Indonesia.
Dengan memberikan akses Canva Pro dengan harga khusus kepada para penggiat ekonomi kreatif dan asosiasi dalam jaringan Kementerian Ekonomi Kreatif, inisiatif ini akan memberikan alat yang mereka butuhkan untuk mendesain dengan penuh percaya diri, tampil berbeda dan bertumbuh lebih cepat.
Selain itu, Canva dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia juga akan mengadakan lokakarya peningkatan kapasitas setiap bulan bagi tim pemerintah dan para penggiat ekonomi kreatif, membekali lebih banyak anggota masyarakat Indonesia dengan keterampilan desain praktis untuk mengembangkan ide-ide mereka dan berhasil di dunia yang mendahulukan visual ini.
Canva juga akan memperkaya pustaka template lokal untuk mencerminkan warisan budaya Indonesia yang kaya dan beragam lanskap bisnis, membantu para penggiat ekonomi kreatif dalam menciptakan konten menarik yang sangat relevan dengan komunitas dan pelanggan mereka.
Indonesia merupakan salah satu pasar Canva yang paling dinamis dan berkembang pesat. Saat ini, Indonesia adalah pasar ketiga terbesar Canva di seluruh dunia, dan pasar terbesar Canva di Asia.
Pada tahun 2024, para pengguna di Indonesia membuat lebih dari satu miliar desain di platform Canva, termasuk 500 juta presentasi, yang membuat Indonesia menjadi pasar Canva terbesar di dunia untuk format presentasi.
Berita Terkait
-
Infinity Loops: Makna di Balik Logo Baru Kemenekraf yang Futuristik
-
Sejarah dan Makna Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional
-
Profil Irene Umar, Wamen Ekonomi Kreatif Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
-
Duh! Gelar Honoris Causa Raffi Ahmad Dicurigai Demi dapat Jabatan Jadi Waketum Kadin
-
Cara Membuat Presentasi di Canva, Pemula Jadi Pro dalam Sekejap
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Baterai Jumbo: Jadi Barang Buruan di Tahun 2026
-
Bikin Kota Lebih Estetik! Cara Meningkatkan Grafis TheoTown Jadi Lebih Realistis
-
6 Game Modifikasi Mobil Terbaik: Restorasi Klasik hingga Supercar Mewah!
-
5 Rekomendasi Mic Wireless Terbaik 2026, Anti Noise Aman untuk Ngonten
-
Tips Membeli Smartwatch untuk Pelari Pemula, Cek 3 Rekomendasi Terbaik di Bawah Rp500 Ribu
-
4 Tablet dengan Slot SIM Card Termurah Februari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 HP Murah Terbaik untuk Bujet Rp1 Jutaan, RAM Besar dan Baterai Tahan Lama
-
Daftar Harga HP Xiaomi dan POCO Februari 2026: Dari yang 1 Jutaan hingga Kelas Flagship
-
Dari Makam Firaun hingga Chip HP: Ini 5 Alasan Emas Dianggap Lebih Sakral dan Mahal dari Logam Lain
-
5 HP Murah dengan Kamera Selfie Beresolusi Tinggi, Harga Mulai Rp2 Jutaan