Suara.com - Demonstrasi akibat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah meluas ke berbagai penjuru Tanah Air. Salah satunya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ratusan massa dari berbagai lembaga menggelar aksi unjuk rasa di Makassar, Senin, (25/8/2025) lalu.
Aksi tersebut diwarnai kisah viral, yakni ketika demonstran membawa pistol dan parang. Setelah diamankan oleh aparat kepolisian, diketahui pistol dan parang tersebut ternyata hanya mainan yang terbuat dari kardus.
Kisah ini tersebar di Instagram @makasar_infoo. Dalam video yang diunggah akun tersebut, diketahui dua orang anggota polisi terkena prank lantaran sudah mengamankan mahasiswa yang membawa pistol dan parang.
Setelah diperiksa, ternyata kedua senjata tersebut hanya mainan.
“Kena prankAlhamdulillah demonstrasi teman mahasiswa berjalan dengan lancar dan aman mereka hanya menyuarakan aspirasi rakyat,” tulis akun tersebut dalam takarir Instagram.
Seperti diketahui, demonstrasi di Makassar digelar di sejumlah titik antara lain Gedung Kejaksaan Tinggi, Polda Sulsel, Kantor Cabang Bank Sulselbar, RS Cahaya Medika, jalan layang Makassar, BPOM, Pertamina, DPRD Kota Makassar, Pertigaan Alauddin-Pettarani, Kantor Gubernur Sulsel, hingga Kantor DPRD Sulsel.
Aksi tersebut menyoroti sejumlah hal, mulai dari kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat hingga korupsi.
Salah satu kelompok yang akan turun ke jalan adalah Federasi Rakyat Demokrasi Makassar. Ratusan massa dari lembaga ini beraksi di Pertigaan Hertasning-Pettarani, Kantor DPRD Sulsel, dan Kantor Gubernur Sulsel. "Aksi ini menyikapi keluhan rakyat yang sudah menjerit karena kebijakan pemerintah, sehingga muncullah Gerakan Ganti Presiden," kata Jenderal Lapangan, Wawan.
Di Pertigaan Alauddin- Pettarani, Kantor Gubernur Sulsel dan Kantor DPRD Sulsel, ratusan massa dari Kesatuan Rakyat Menggugat (Keramat) juga menyuarakan hal serupa.
Baca Juga: Kisah Penuh Haru Penantian 17 Tahun Buah Hati lewat Foto Maternity
Mereka mengangkat isu reformasi jilid kedua. Hal ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah atas pelemahan pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.
Sementara itu, massa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Bersama Rakyat juga akan menyambangi kantor Gubernur dan DPRD Sulsel.
Tuntutan mereka adalah membatalkan kebijakan yang dinilai tidak pro-rakyat seperti kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan hingga besarnya tunjangan anggota DPR.
Di titik yang sama, ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (BEM UNM) dan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) juga turun ke jalan.
"Kami menolak seluruh kekacauan yang ditimbulkan pemerintahan yang bobrok di negara ini. Kebijakan yang diterapkan tidak pro rakyat," tegas pengurus BEM FH UMI, Syarif.
Dugaan Korupsi dan Isu Lingkungan
Tag
Berita Terkait
-
Tangis Haru Pecah Saat 196 Pelajar Demo DPR Dibebaskan, Genggaman Tangan Ortu Tak Lepas
-
Demo Ricuh di DPR, Cak Imin: Ini Pelajaran Bagi Dewan
-
Jakarta Rusuh! Polisi Bekuk 196 Pelajar saat Demo 25 Agustus di DPR: Ada yang Datang dari Sukabumi
-
Salah Sasaran, Lurah Manggarai Selatan Babak Belur Dikeroyok Massa Demo Tunjangan DPR di Slipi
-
Takut Didemo Rakyat, Sikap 'Cupu' Dave Laksono Ditertawai Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja Bu!
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil