- RRQ Kazu dan EVOS Divine lolos ke FFWS Global Finals 2025 mewakili Indonesia.
- Team Falcons dari Thailand juara FFWS SEA 2025 Fall di dua mode: Clash Squad dan Battle Royale.
- RRQ Kazu nyaris juara Battle Royale, tapi gagal Booyah di ronde akhir dan finis di posisi ke-4.
Suara.com - RRQ Kazu dan Evos Divine menjadi dua tim esports asal Indonesia untuk berlaga di turnamen kelas dunia Free Fire, Grand Finals FFWS SEA 2025 Fall Free Fire.
Kedua tim ini sukses mewakili Indonesia lantaran capaian gemilang di ajang Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia atau FFWS SEA 2025 Fall yang digelar akhir pekan lalu.
Adapun juara FFWS SEA 2025 Fall diraih Team Falcons. Tim asal Thailand ini berhasil menggandakan kemenangan dengan meraih gelar juara di kedua mode yakni Clash Squad dan Battle Royale.
"Team Falcons juga berhasil membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 300.000 Dolar AS (Rp 4,9 miliar) dari mode Battle Royale dan 150.O00 Dolar AS (Rp 2,4 miliar) dari mode Clash Squad," kata Garena Indonesia, dikutip dari siaran pers, Senin (6/10/2025).
Evos Divine hampir juara
Di babak puncak mode Clash Squad yang berlangsung di hari pertama Grand Finals FFWS SEA 2025 Fall, peluang bagi tim Indonesia untuk meraih gelar juara dimiliki oleh EVOS Divine.
Sayangnya, harapan tersebut sirna setelah EVOS Divine kalah 2-0 dari Twisted Minds (TH) di babak Semifinal Lower Bracket.
Sementara itu, Team Falcons berhasil mengalahkan Virtus.Pro (TH) di Final Upper Bracket dengan skor 2-1, membuat Virtus.Pro turun ke Final Lower Bracket untuk menghadapi Twisted Minds.
Twisted Minds tampil dominan dan kembali meraih kemenangan meyakinkan atas Virtus.Pro dengan skor 2-0, memastikan langkah mereka ke Grand Finals.
Namun, di partai puncak, Team Falcons tampil perkasa dan menutup laga dengan kemenangan telak 3-1 atas Twisted Minds, sekaligus mengamankan gelar juara FFWS SEA 2025 Fall untuk mode Clash Squad.
Baca Juga: 10 Game Anime Terbaik di PC yang Wajib Dicoba, Ada One Piece Odyssey
RRQ Kazu gagal Booyah
Sementara di puncak babak Final mode Battle Royale pada hari berikutnya, tim Indonesia berusaha tampil maksimal untuk mengalahkan dominasi tim lawan.
RRQ Kazu menjadi wakil Indonesia dengan performa yang paling baik. Mereka bahkan berhasil menjadi satu-satunya tim yang telah mengaktifkan Champion Rush dengan mengoleksi 81 poin di ronde ke-5.
Artinya, hanya butuh satu Booyah di ronde berikutnya agar RRQ Kazu keluar sebagai juara. Sayangnya, harapan agar Piala FFWS SEA 2025 Fall tetap berada di tangan Indonesia harus pupus.
Hingga ronde ke-8, RRQ Kazu gagal menghasilkan Booyah dan finis di peringkat ke-4 dengan 95 poin, disusul EVOS Divine di posisi ke-5 (84 poin), Bigetron by Vitality di posisi ke-10 (52 poin), dan ONIC di posisi ke-11 (51 poin).
Sementara itu, Team Falcons yang juga telah mengaktifkan Champion Rush tampil gemilang dengan meraih Booyah di ronde terakhir sehingga mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan total 110 poin, sekaligus memastikan gelar juara FFWS SEA 2025 Fall untuk mode Battle Royale.
Berita Terkait
-
10 Game Anime Terbaik di PC yang Wajib Dicoba, Ada One Piece Odyssey
-
Spesifikasi PC Lost Rift: Game Bertahan Hidup Buatan Developer Fortnite
-
Siapa Ella Freya? Fotonya dengan Karyawan Lotte Mart Bikin Iri Banyak Orang
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 6 Oktober 2025: Banjir Hadiah, Klaim Sebelum Kedaluwarsa
-
57 Kode Redeem FF Terbaru 5 Oktober: Ada Bunny Bundle dan SG2 Troublemaker
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah