-
HyperOS milik Xiaomi mengalami berbagai bug serius, terutama pada pengisian daya.
-
Xiaomi mulai merilis pembaruan firmware untuk mengatasi masalah tersebut.
-
Pengguna disarankan berhati-hati saat update dan mengikuti tips pencegahan sementara
Suara.com - Xiaomi baru-baru ini mendapat sorotan dari komunitas pengguna terkait berbagai bug serius yang ditemukan pada sistem operasi terbaru mereka, HyperOS.
Keluhan muncul dari pengguna perangkat Xiaomi dan Redmi, terutama pada model-model sepert,i Redmi Note 12S dan Redmi Note 13, yang mengalami gangguan setelah melakukan pembaruan ke versi HyperOS terbaru.
Salah satu masalah yang paling banyak dilaporkan adalah gangguan pada sistem pengisian daya, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Senin (20/10/2025).
Di beberapa perangkat, fitur fast-charging tidak berfungsi dengan optimal, bahkan pengisian daya berhenti pada angka tertentu, seperti 90–91 persen, tanpa bisa mencapai kapasitas penuh.
Keluhan ini banyak ditemukan di forum pengguna, termasuk Reddit, di mana seorang pengguna menyebut, sejak memperbarui ke HyperOS 2.0.1.0, dia tidak bisa mengisi baterai hingga 100 persen lagi.
Tak hanya itu, indikator kesehatan baterai pun ikut bermasalah. Banyak yang mengeluhkan estimasi waktu penggunaan baterai yang tidak realistis, misalnya menunjukkan sisa waktu 20 jam meski daya hampir habis.
Ini jelas menimbulkan kebingungan dan ketidaknyamanan dalam penggunaan sehari-hari.
Bug Tambahan: Pop-up, Widget, hingga Crash
Masalah lain yang turut dilaporkan adalah gangguan antarmuka, seperti jendela pop-up yang salah posisi atau tidak merespons, widget yang gagal ditambahkan, dan bug stabilitas seperti aplikasi yang crash, sistem freeze, atau bahkan reboot secara acak.
Baca Juga: Pemilik HP Xiaomi: Jangan Instal Aplikasi Ini jika Tidak Ingin Kehilangan Fitur Berharga!
Menanggapi hal ini, Xiaomi langsung menjadikan perbaikan bug sebagai prioritas utama.
Pembaruan firmware pun mulai digulirkan, menyasar secara spesifik beberapa masalah utama tersebut.
Sebagai contoh, pada perangkat Xiaomi 14T Pro, versi OS2.0.215.0 disebut telah menutup bug indikator kesehatan baterai secara global.
Sementara itu, untuk masalah pengisian daya pada seri Redmi Note 12S dan 13, Xiaomi menyatakan masih dalam tahap pengujian dan akan diperbaiki melalui pembaruan OTA (Over-The-Air) dalam waktu dekat.
Pembaruan awal April 2025 juga mencakup peningkatan stabilitas sistem, kualitas suara, dan antarmuka pengguna.
Langkah Pencegahan dan Tips Sementara
Berita Terkait
-
Xiaomi 17T Diprediksi Rilis Lebih Awal, Pertahankan Chip Premium MediaTek
-
Xiaomi 15T Series Resmi Perdana Dijual Serentak di 14 Kota: Rasakan Mobile Photography Profesional
-
Daftar Lengkap HP dan Tablet Xiaomi Ini Terima Update hingga 6 Tahun
-
6 Fitur Baru Xiaomi HyperOS 3 untuk Produktivitas dan Keamanan Tingkat Lanjut
-
26 HP dan Tablet Xiaomi Ini Segera Nikmati Fitur Hyper Island di HyperOS 3
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya
-
Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie
-
Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target
-
Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank
-
Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar