-
Video Gibran ditandu dan dibasuh kakinya di Ternate viral dan memicu pro-kontra di media sosial.
-
Prosesi tersebut merupakan bagian dari pemberian gelar adat “Kaicil Kastela” atau “Pangeran Kastela” oleh Kesultanan Ternate.
-
Netizen terbagi, sebagian menilai prosesi itu penghormatan adat, sementara lainnya menganggapnya berlebihan.
Suara.com - Sebuah video saat Wapres RI Gibran Rakabuming Raka melakukan prosesi basuh kaki dan ditandu viral di media sosial. Postingan video tersebut menuai beragam komentar pro dan kontra dari netizen.
Akun TikTok @pakwapresgibran membagikan momen saat Gibran melakukan beberapa prosesi di Ternate Utara.
Terdapat dua video yang diunggah di mana postingan awal menampilkan detik-detik Gibran ditandu oleh beberapa orang.
Selanjutnya, Gibran nampak duduk untuk melakukan ritual pembasuhan kaki. Kita bisa menyaksikan seorang perempuan yang bersimpuh serta memberikan hormat sebelum membasuh kaki Gibran.
"Wapres Gibran mengikuti prosesi pembasuhan kaki. Dibersihkan dulu ya Mas Wapres kakinya," tulis akun @pakwapresgibran.
Postingan video viral setelah ditonton puluhan ribu kali dan menuai ratusan komentar.
Video itu makin viral karena diunggah ulang oleh akun X @Mdy_Asmara1701.
Postingan di TikTok ramai menuai komentar positif, namun video viral X justru memacing respons negatif.
Tak sedikit netizen di X yang mencibir Gibran karena melakukan prosesi basuh kaki.
Baca Juga: Anaknya Dipukul Teman, Anggota DPR ini Pilih Mediasi di Sekolah Ketimbang Lapor Polisi
Sebagai referensi, Gibran diketahui menerima gelar kehormatan adat "Kaicil Kastela" atau "Pangeran Kastela".
Gelar bangsawan berupa 'Pangeran' dilakukan dalam upacara adat di Kedaton Kesultanan Ternate, Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kamis (16/10/2025).
Menurut laman resmi Wapres.go.id, Gibran saat itu disambut oleh Sultan Ternate dengan iring-iringan pementasan Tarian Soya-Soya.
Itu merupakan sebuah tarian kepahlawanan yang melambangkan penghormatan terhadap tamu agung.
Selanjutnya, dilakukan ritual Joko Kaha atau upacara "injak tanah", yang menjadi simbol penerimaan Wapres secara resmi oleh masyarakat Kesultanan.
Kaicil Kastela diketahui merupakan lambang penghormatan kepada sosok yang dinilai membawa kemajuan dan keberkahan bagi masyarakat Ternate. Postingan video mengenai 'Pangeran' Gibran menuai beragam komentar di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun