-
Seorang lulusan S2 ITB memilih untuk tidak berkarier di perkantoran dan pulang kampung ke Yogyakarta.
-
Ia memutuskan untuk membuka warung "Sate Pedas Mataram" di pinggir jalan.
-
Warung satenya selalu ramai pembeli dan kisah keputusannya menjadi viral di media sosial
Suara.com - Tidak semua orang punya jiwa wirausaha dan kisah inspiratif pria ini langung viral.
Seorang pria curhat terkait keputusannya yang diiringi dengan konsekuensi yang harus dijalaninya.
Dikutip dari akun Instagram @rumpi_gosip, pria ini membuat video curhatannya yang ternyata merupakan luluasan S2 ITB.
Bukannya memilih berkarier di perkantoran, pria ini justru memutuskan pulang ke kampung halamannya, Yogyakarta.
Menariknya lagi, bukan buka usaha kantoran, pri ini justru memilih buka warung sate.
Dari video terlihat pria ini membuka warung sate bernama "Sate Pedas Mataram".
Dia pun memperlihatkan kegiatan sehari-harinya, mulai dari membuka warung yang berlokasi di pinggir jalan.
Membersihkan warung hingga mengipas jajaran sate yang dijualnya.
Dari video yang beredar di akun TikTok @sate.mataram, sate ini selalu banyak dikunjungi pembeli, yang terlihat dari jajaran mejanya yang hampir selalu penuh.
Baca Juga: Geger "ADILI JOKOWI" Muncul Mendadak di Notifikasi Aplikasi, Diduga Milik RS Hermina
Postingan ini pun langsung ramai dmendapat respons dari para netizen.
Tidak sedikit yang salut dengan keputusannya yang membuka usaha sendiri, meski memiliki ijazah pendidikan yang nggak kaleng-kaleng.
"Mau berakhir dimanapun. Orang gak kuliah dibanding sama yang kuliah itu pola pikirnya beda jadi jangan pernah menganggap remeh pendidikan. Semangat bang.....," ungkap netizen ini.
"Rata-rata lulusan s1-s2 kalo jualan. Rincian keuangannya bagus dan detail banget. Ada netizen yang ingin menyicipi sate buatan orang dengan pendidikan S2 ini," kata netizen lainnya.
"Gak usah malu mau kamu lulusan sarjana terus buka usaha, malu itu kalau kamu nganggur cuma bisa ngandelin warisan orang tua, nahh itu yang bikin malu," ujar lainnya.
"Pengen coba satenya orang pinter," ucapnya.
"Pasti kalau beli sate di sini jadi ikut pinter," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Badru Si Bocah Istimewa Diejek Suporter Bola, Sang Ibu Menangis: Tak Ada Anak yang Mau Lahir Cacat
-
Melda Safitri Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK: Sudah Temani Berjuang dari Nol
-
Viral Guru Tanya Hukum Makan Sisa MBG Untuk Siswa yang Tidak Masuk, Halal atau Haram?
-
Jeritan Hati Wanita yang Dilarang Menikah Ibunya Sendiri, Terhalang Tembok yang Tinggi!
-
Ditandu hingga Lakukan Prosesi Basuh Kaki, Video 'Pangeran' Gibran Tuai Perbincangan Netizen
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda