- Analis memprediksi harga smartphone akan meningkat signifikan pada tahun 2026.
- Salah satu faktornya karena kenaikan biaya produksi komponen.
- RAM 4 GB diprediksi kembali populer, sementara kapasitas RAM 16 GB diperkirakan menjadi langka.
Suara.com - Sejumlah analis serta firma riset kompak memprediksi bila harga smartphone akan lebih mahal pada 2026.
Tak hanya itu, RAM 4 GB kemungkinan bakal lebih populer di tahun depan.
Sebagai pengingat, HP murah saat ini banyak yang mengadopsi RAM 6 GB atau bahkan RAM 8 GB.
Meski begitu, dengan meningkatnya harga produksi, banderol smartphone entry-level diyakini semakin tinggi.
Sejumlah produsen terhitung berhasil menekan harga pada 2025. Mereka dapat menaikkan harga, namun memilih untuk mengurungkan kebijakan tersebut.
Namun, kebijakan itu kemungkinan tak bertahan pada 2026 mendatang. Sejumlah firma riset seperti Counterpoint, IDC, serta TrendForce kompak memprediksi bila harga ponsel akan semakin mahal pada tahun depan.
Petinggi Xiaomi bahkan sudah memberikan 'teaser kenaikan harga' meski produk mereka terkenal kompetitif.
"Saya memperkirakan tekanan akan jauh lebih berat tahun depan daripada tahun ini. Secara keseluruhan, konsumen kemungkinan melihat kenaikan harga eceran produk yang cukup besar. Sebagian dari tekanan tersebut mungkin harus diatasi melalui kenaikan harga, tetapi kenaikan harga saja tidak akan cukup untuk mengatasinya," kata Presiden Xiaomi Lu Weibing dikutip dari GSMArena.
Raksasa teknologi seperti Google, NVIDIA, Meta, Amazon, dan OpenAI yang melahap memori untuk pusat data serta industri kecerdasan buatan (AI) membuat harga memori dan chip untuk PC serta smartphone ikut melambung.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP RAM 12GB Rp2 Jutaan untuk Multitasking dan Streaming
Harga RAM Meningkat, Banderol Ponsel Lebih Mahal
Sejumlah analis menilai bila RAM 4 GB semakin populer pada 2026 sementara RAM 16 GB kemungkinan besar menjadi langka.
Penyebab utamanya adalah permintaan masif untuk chip memori (DRAM dan NAND) dari industri pusat data AI.
Para raksasa teknologi rela membayar mahal untuk memborong komponen ini demi membangun infrastruktur AI mereka.
Akibatnya, produsen memori seperti Samsung dan SK Hynix mengalihkan prioritas produksi dari ponsel ke server AI yang jauh lebih menguntungkan.
Hal ini menciptakan kelangkaan pasokan untuk pasar konsumen, yang secara langsung mengerek harga komponen.
Berita Terkait
-
6 HP Memori 512 GB Paling Murah untuk Simpan Foto dan Video Tanpa Khawatir
-
4 Tablet RAM 8 GB dengan Slot SIM Card Termurah untuk Penunjang Produktivitas Pekerja Mobile
-
Vivo X200T Siap Meluncur Awal Tahun 2026, Ukuran Compact dan Performa Kencang
-
4 Rekomendasi HP Terbaik 2025 dengan Harga Rp 2 Jutaan, Chipset Kencang dan Baterai Awet
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum
-
CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi
-
Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?
-
Kemenhut Tangkap Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang, Ini Kronologinya
-
Ancaman Perang Terbuka Meluas di Timur Tengah, Negara Arab Tak Mau Terlibat Konflik Iran dan AS
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
-
5 Sepatu Lari Adidas Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Latihan Setiap Hari
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
-
Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.623.000/Gram
-
5 Tablet Android Murah dengan Stylus Pen untuk Catat Materi Kuliah, Praktis buat Mahasiswa