- Untuk mendapatkan HP dengan chipset MediaTek Helio G100 kini tak perlu kocek dalam-dalam.
- Chipset Helio G100 memberikan performa kencang untuk multitasking, gaming, efisien daya, serta hasil foto jernih,
- Tersedia empat rekomendasi HP Helio G100 di bawah Rp2 juta dari brand Advan, Tecno Spark hingga Infinix.
Suara.com - Smartphone dengan chipset mumpuni menjadi pilihan banyak orang seiring dengan perkembangan zaman. Seperti halnya HP Helio G100 yang multitasking.
Di tengah gempuran ponsel 5G, MediaTek Helio G100 hadir sebagai solusi bagi pengguna yang wilayahnya belum terjamah namun butuh performa kencang untuk multitasking termasuk gaming kompetitif.
Chipset ini menawarkan efisiensi daya tinggi dan menjamin sinyal yang stabil. Selain itu mendukung optimalisasi kamera karena mampu mengolah data gambar sampai 200 MP sehingga memberikan kualitas foto kelas menengah pada ponsel entry-level.
Menariknya, kini ada pilihan HP Helio G100 yang bisa didapatkan dengan harga di bawah Rp2 juta. Cocok jadi perangkat andalan tanpa merogoh kocek dalam-dalam.
Berikut rekomendasi 4 HP Helio G100, memori besar di bawah Rp2 juta untuk multitasking.
1. Advan X1
HP Advan X1 mengandalkan performa Helio G100 untuk gaming maupun multitasking harian. Di tambah lagi dengan konfigurasi RAM 8 GB dan memori internal 128 GB.
Soal tampilan, HP ini mengusung layar IPS LCD 6,78 inci yang menjamin pergerakan mulus berkat refresh rate 120 Hz. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh yang tahan lama untuk penggunaan normal.
Spek lain mulai kamera utama 64 MP yang bisa merekam video berkualitas hingga resolusi 2K dan stabil stabil dengan bantuan gyro-EIS. Sedangkan kamera depannya beresolusi 8 MP, pas untuk kebutuhan selfie.
Baca Juga: Xiaomi 17 Max Meluncur April 2026: Desain Mirip Ultra, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
Harga: Rp1.699.000.
2. Infinix Hot 50
Smartphone Infinix Hot 50 termasuk all-rounder untuk kelas HP Rp1 jutaan dengan RAM 6 GB dan ROM 256 GB. Performanya mendukung aktivitas harian seperti scrolling, bermain media sosial dan streaming video.
Chipset Helio G100 yang dimiliki juga mendukung gamers untuk menjalankan hobi. Visualnya juga jernih berkat layar IPS LCD berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Dari segi kamera, Infinix Hot 50 disokong dual kamera belakang 50 MP dan kamera depan 8 MP. Masing-masing sudah dilengkapi LED Flash untuk membantu pencahayaan.
Harga: Rp1.799.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
Terkini
-
AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit
-
Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'
-
Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa
-
Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang
-
Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?
-
Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla