- Peluncuran konsol PlayStation 6 berpotensi ditunda hingga tahun 2028 atau 2029.
- Krisis memori RAMmageddon akibat permintaan AI picu kelangkaan komponen global.
- Bocoran spesifikasi PS6 tetap ambisius dengan dukungan memori hingga 30 GB.
Suara.com - Gamer mungkin harus lebih bersabar dalam menanti konsol baru. Kabar mengejutkan datang dari sebuah laporan yang mengklaim bahwa peluncuran PlayStation 6 (PS6) berpotensi ditunda hingga tahun 2028 atau bahkan 2029.
Analis mengungkap bahwa itu disebabkan oleh sebuah krisis memori global yang dijuluki 'RAMmageddon'.
Permintaan masif dari pusat data AI membuat pasokan RAM menjadi langka dan sangat mahal. Krisis ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa.
Mengutip VGC bersumber dari laporan industri Bloomberg, CEO Lenovo, Yang Yuanqing menegaskan bahwa krisis RAM dapat berdampak pada konsol.
"Ketidakseimbangan struktural antara penawaran dan permintaan ini bukan sekadar fluktuasi jangka pendek. Industri teknologi secara keseluruhan merasakan dampaknya, mulai dari Apple hingga Tesla. Namun, bagi industri game, ini adalah pukulan telak yang mengancam jadwal rilis konsol generasi mendatang," kata Yang Yuanqing.
Laporan tersebut, mengutip sumber internal, menyebutkan bahwa “Sony Group Corp kini sedang mempertimbangkan untuk menunda peluncuran konsol PlayStation berikutnya hingga tahun 2028 atau bahkan 2029”.
Cukup ironis, kabar penundaan ini datang bersamaan dengan bocornya spesifikasi PS6 yang terdengar sangat ambisius.
Peramal teknologi Kepler L2 memprediksi konsol tersebut akan dibekali memori super cepat hingga 30 GB GDDR7.
Bahkan, dirumorkan bakal ada versi genggam bernama "PS6 Portable" dengan RAM 24 GB.
Baca Juga: Bocoran Fitur Game WWE 2K26, Siap Rilis di Konsol dan PC Maret 2026
Spesifikasi monster ini tentu membutuhkan komponen memori canggih dalam jumlah besar, sesuatu yang sangat sulit didapatkan di tengah kelangkaan saat ini.
Krisis pasokan menjadi tembok besar bagi ambisi Sony untuk menghadirkan lompatan generasi yang signifikan.
Masalah ini diperparah oleh peringatan dari Tim Archer, CEO Lam Research Corp, yang menyatakan, “Kita berada di ambang sesuatu yang lebih besar dari apa pun yang pernah kita hadapi sebelumnya.”
Tren kenaikan harga konsol yang sudah terjadi pada PS5 dan Nintendo Switch seolah menjadi pertanda awal dari badai yang lebih besar.
Fenomena ini menunjukkan bahwa era konsol yang semakin murah seiring waktu mungkin telah berakhir, digantikan oleh ketidakpastian harga dan jadwal rilis.
Berita Terkait
-
Penjelasan Update Battlefield 6 Season 2, Ada Senjata Anyar dan Helikopter Ikonik
-
HP RAM 4 GB Bisa untuk Apa Saja? Ini 5 Rekomendasi yang Layak Dibeli Cuma Rp1 Jutaan
-
Beda RAM dan ROM di Ponsel, Mana yang Lebih Penting saat Beli HP Baru?
-
HP untuk Game Minimal RAM Berapa? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Gaming Super Ngebut Low Budget
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis
-
Oppo Reno16 Series Resmi Rilis, Ini Harga, Spesifikasi, dan Fitur AI Terbaru di Indonesia
-
Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah
-
Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km