- Investasi AI di Asia Tenggara diproyeksikan berkontribusi signifikan pada PDB, dengan tahun 2026 diprediksi menjadi titik utama "production AI" kawasan.
- NetApp memamerkan platform data untuk mengakselerasi implementasi AI skala produksi, mengatasi kompleksitas data, keamanan, dan regulasi di ASEAN.
- Inovasi infrastruktur AI baru NetApp fokus pada skalabilitas linear, data selalu terkini, siap untuk superkomputasi, serta ketahanan siber terintegrasi.
1. Penyimpanan Enterprise yang Bisa Diskalakan Secara Linear
Mode NetApp ONTAP yang dioptimalkan untuk AI berjalan pada sistem penyimpanan NetApp AFX 1K, memungkinkan organisasi untuk menskalakan kapasitas dan performa secara terpisah dan linear sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini menghadirkan efisiensi biaya sekaligus pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal. Dirancang untuk beban kerja AI yang berkebutuhan tinggi, sistem NetApp AFX dapat diskalakan secara linear hingga 128 node dengan bandwidth hingga terabit per detik (Tbps), sehingga menghadirkan kapabilitas manajemen data berskala besar.
Sistem terbaru yang dioptimalkan untuk AI memungkinkan kapasitas dan performa ditingkatkan secara terpisah sesuai kebutuhan bisnis. Infrastruktur ini diklaim mampu diskalakan hingga 128 node dengan bandwidth mencapai terabit per detik (Tbps), cocok untuk pelatihan model AI berskala besar.
2. AI Data Engine: Data Selalu Siap dan Terkini
NetApp AI Data Engine (AIDE) memanfaatkan reference design NVIDIA AI Data Platform dengan dukungan komputasi terakselerasi, jaringan, serta rangkaian perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise.
Platform ini menghadirkan pencarian semantik, vektorisasi data, dan data guardrails untuk menyederhanakan seluruh proses pengelolaan data AI dengan mengintegrasikan berbagai tahap persiapan data.
Melalui deteksi perubahan dan sinkronisasi data secara real-time, NetApp AIDE mengurangi duplikasi data yang tidak diperlukan dan memastikan data selalu dalam kondisi terbaru.
Melalui AI Data Engine yang mengadopsi referensi desain dari NVIDIA AI Data Platform dan dukungan NVIDIA AI Enterprise, sistem ini menghadirkan pencarian semantic, vektorisasi data, guardrails untuk tata kelola AI, dan sinkronisasi dan deteksi perubahan data secara real-time.
Baca Juga: 5 Cara Membuat Sketsa Jodoh di Amora untuk Lihat Prediksi Wajah Pasangan
Hasilnya, duplikasi data dapat ditekan dan model AI selalu bekerja dengan data terbaru.
3. Siap untuk Superkomputasi AI
NetApp AFX adalah solusi penyimpanan bersertifikasi untuk superkomputasi NVIDIA DGX SuperPOD yang mampu menghilangkan hambatan data saat memproses ratusan miliar parameter dalam pelatihan model serta beban kerja inferensi secara real-time, sekaligus menghadirkan throughput data yang sangat tinggi.
Solusi penyimpanan ini juga bersertifikasi untuk NVIDIA DGX SuperPOD, memungkinkan pemrosesan ratusan miliar parameter dalam pelatihan model maupun inferensi real-time tanpa hambatan bottleneck data.
4. Ketahanan Siber Berbasis AI
Dengan peningkatan terbaru pada layanan NetApp Ransomware Resilience, pelanggan dapat menempatkan infrastruktur data sebagai inti dari strategi keamanan mereka. NetApp Ransomware Resilience mendukung perlindungan ransomware secara menyeluruh untuk beban kerja ONTAP, mulai dari perlindungan proaktif, deteksi berbasis AI, respon secara real-time, hingga pemulihan data penting yang cepat dan andal.
Berita Terkait
-
4 Prompt Gemini AI Terbaik untuk Hasil Foto Analog Tahun 1994 yang Ikonik
-
AWS Perkuat Transformasi Digital Indonesia lewat Investasi, Percepatan Adopsi AI & Cloud
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
5 Tablet Fitur AI Termurah, Multifungsi Dilengkapi Stylus untuk Produktivitas
-
Lintasarta Kenalkan Platform Marketplace Berbasis AI
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
35 Prompt AI Siap Pakai untuk Bikin Poster Iduladha 2026 yang Estetik dan Menarik
-
6 HP Murah Paling Laris 2026 di Indonesia: Baterai Jumbo, Layar Lega
-
5 HP Rp3 Jutaan Terbaik Keluaran 2026, Spesifikasi Gahar untuk Multitasking dan Hiburan
-
15 HP Samsung Terbaru 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Midrange
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Mei 2026: Bocor Exchange UTOTS dan Klaim Koin Jutaan
-
39 Kode Redeem FF Terbaru 25 Mei 2026: Ada Spesial FFWS Berhadiah, MP40 Cobra Cuma-cuma
-
Paris Jadi Tuan Rumah Esports World Cup 2026
-
5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
-
Update Harga Samsung Galaxy S Series Terbaru, Mana Flagship Paling Worth It?
-
Terpopuler: Harga Flagship Xiaomi, 4 HP Terbaru Rp2 Jutaan Spek Kamera dan Baterai Mantap