- Epic Games dan Google sepakat bawa Fortnite kembali ke Play Store.
- Pemain Android tidak perlu lagi mengunduh file APK secara manual.
- Perubahan kebijakan sistem pembayaran Google menjadi kunci utama perdamaian ini.
Suara.com - Kabar gembira bagi gamer mobile! Penantian panjang fans Fortnite di Android selama bertahun-tahun akhirnya berakhir.
Setelah perseteruan hukum sengit yang membuat game ini lenyap dari etalase resmi Google sejak 2020, Fortnite akhirnya siap melakukan comeback ke Google Play Store.
Epic Games dan Google telah mencapai kesepakatan damai, membuka jalan bagi jutaan pemain Android untuk kembali terjun dari Battle Bus dengan cara yang jauh lebih mudah.
Akar masalah dari drama ini adalah kebijakan sistem pembayaran Google yang ketat.
Sebelumnya, Google mewajibkan semua transaksi dalam aplikasi harus melalui Google Play Billing, sebuah aturan yang ditentang keras oleh Epic Games.
Namun, angin perubahan telah tiba. Google kini mengumumkan akan mengizinkan sistem penagihan pihak ketiga di platformnya secara bertahap, sebuah langkah yang menjadi kunci utama perdamaian.
Dalam pernyataan resmi, Epic menegaskan bahwa mereka akan "berinvestasi secara besar-besaran dalam melayani pengembang dan pemain game dengan Epic Games Store untuk Android, dan juga akan menghadirkan kembali Fortnite ke Google Play Store di seluruh dunia."
CEO Epic Games, Tim Sweeney, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya.
Mengutip Instant Gaming, Sweeney mengumumkan bahwa Fortnite akan kembali ke Google Play Store "segera."
Baca Juga: Ragnarok Origin Classic Umumkan Turnamen Perdana, Total Hadiah Rp 16,8 Miliar
Sweeney juga menambahkan bahwa prosesnya akan jauh lebih mulus bagi pemain, dengan menyatakan bahwa "instalasi di Android akan menjadi jauh lebih mudah di akhir tahun 2026."
Itu menandakan akhir dari era di mana pemain harus mengunduh file APK secara manual dari situs Epic, sebuah proses yang sering kali membingungkan bagi sebagian pengguna.
Kembalinya Fortnite bukan hanya tentang mode Battle Royale yang ikonik. Saat ini, Fortnite telah berevolusi menjadi sebuah platform hiburan raksasa.
Pemain bisa membangun dunia impiannya di Lego Fortnite, adu kecepatan di Rocket Racing yang dikembangkan oleh Psyonix, hingga merasakan sensasi menjadi bintang panggung dalam game ritme Fortnite Festival.
Kembalinya game ini ke Play Store berarti akses lebih mudah ke seluruh ekosistem hiburan yang terus berkembang.
Berita Terkait
-
Tips Memainkan Resident Evil Requiem untuk Pemula, Manfaatkan Trik Cerdik!
-
10 Game Terlaris Capcom hingga 2026, Resident Evil Requiem Bersiap Masuk?
-
Nuon Telkom Gaspol Bangun Ekosistem Digital Indonesia, Targetkan Pasar 12 Miliar Dolar AS
-
48 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Maret: Klaim 15 Ribu Gems dan Legenda 115-117
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper