Tekno / Internet
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:43 WIB
Personal Intelligence. [Google]
Baca 10 detik
  • Google resmi memperluas fitur Personal Intelligence terintegrasi Gemini, menggantikan Google Assistant di perangkat Android.
  • Fitur ini menghubungkan layanan seperti Gmail dan Photos untuk memberikan jawaban AI lebih personal dan relevan.
  • Google menjamin privasi data pribadi pengguna melalui fitur ini, dengan kontrol aktivasi/deaktivasi penuh.

Suara.com - Google resmi memperluas fitur Personal Intelligence yang kini terintegrasi dengan Gemini. Langkah ini sekaligus menandai peralihan dari Google Assistant yang akan dihentikan dalam waktu dekat di perangkat Android.

Fitur Personal Intelligence dirancang untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih personal dengan menghubungkan berbagai layanan Google seperti Gmail dan Google Photos.

Dengan teknologi ini, pengguna bisa mendapatkan jawaban yang lebih relevan tanpa harus menjelaskan konteks panjang. Misalnya, AI bisa membantu mencari kembali produk yang pernah dibeli atau menyusun rencana liburan berdasarkan riwayat perjalanan sebelumnya.

Google menyebut fitur ini sebagai langkah besar dalam menghadirkan AI yang benar-benar memahami kebutuhan pengguna.

Personal Intelligence memungkinkan pengguna mendapatkan jawaban yang relevan secara pribadi tanpa harus menjelaskan semua konteksnya.

AI Lebih Pintar, Bisa Baca Kebutuhan Pengguna

Melalui integrasi dengan berbagai aplikasi, Gemini dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat. Contohnya:

  • Menemukan barang yang pernah dibeli sebelumnya
  • Merencanakan liburan dari data email dan foto lama
  • Memberikan solusi teknis berdasarkan riwayat perangkat
Personal Intelligence. [Google]

Fitur ini juga memungkinkan pengguna menemukan minat atau hobi baru berdasarkan kebiasaan yang terekam.

Privasi Tetap Jadi Prioritas

Baca Juga: Bagaimana Cara Menghemat Baterai HP Saat Digunakan untuk Navigasi Maps? Ada Tips Khusus

Meski terhubung dengan data pribadi, Google menegaskan bahwa privasi tetap menjadi fokus utama.

“Kami tidak menggunakan data Gmail atau Google Photos untuk melatih AI,” tegas Google dilansir dari laman Phonearena, Rabu (18/3/2026).

Pengguna juga memiliki kontrol penuh untuk mengaktifkan atau menonaktifkan koneksi antar aplikasi kapan saja.

AI Terus Belajar, Tapi Tetap Aman

Google menjelaskan bahwa sistem akan terus berkembang dari interaksi terbatas, seperti perintah pengguna dan respons AI, tanpa mengambil data pribadi secara langsung.

Dengan pendekatan ini, Personal Intelligence diklaim bisa semakin pintar dari waktu ke waktu tanpa mengorbankan keamanan data.

Load More