- Perbandingan foto Bumi 1972 dan 2026 dari misi Artemis II viral karena perbedaan warna yang mencolok.
- Citra lama terlihat biru cerah, sementara foto terbaru tampak lebih pucat dan lembut.
- Perbedaan ini memicu spekulasi soal perubahan iklim hingga kondisi atmosfer Bumi.
Kondisi ini membuat permukaan planet hanya diterangi cahaya bulan, sehingga tampilannya menjadi lebih gelap dan kurang berwarna.
Perbedaan teknologi juga tak bisa diabaikan dalam membandingkan dua foto lintas zaman ini.
Kamera film yang digunakan pada tahun 1972 cenderung menghasilkan warna lebih kontras dan dramatis, sementara kamera digital modern lebih menampilkan warna yang mendekati kondisi aslinya.
Dalam misi Artemis II 2026 sendiri, astronot menggunakan kamera DSLR Nikon D5 dan iPhone untuk mendokumentasikan Bumi dari luar angkasa.
Teknologi ini memungkinkan detail yang lebih tinggi, meski secara visual mungkin terasa kurang "spektakuler" dibandingkan hasil kamera film.
Foto tersebut juga diambil dengan sensitivitas cahaya tinggi (ISO), yang memungkinkan objek tetap terlihat meski dalam kondisi minim cahaya, tetapi menghasilkan warna yang lebih "pudar".
Astronot Reid Wiseman bahkan mengakui bahwa memotret Bumi dari luar angkasa bukanlah hal mudah.
Ia mengibaratkannya seperti mencoba memotret Bulan dari halaman rumah, yang membutuhkan kondisi dan pengaturan yang tepat agar hasilnya optimal.
"Ini seperti berdiri di belakang rumah Anda dan mencoba memotret bulan, akan sangat sulit untuk mendapatkan gambar yang bagus," tutur Reid Wiseman.
Baca Juga: Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
Namun terlepas dari perbedaan tampilan, foto terbaru tetap memiliki makna yang mendalam.
Gambar tersebut tidak hanya menunjukkan keindahan Bumi, tapi juga memberikan perspektif baru tentang planet yang kita huni bersama.
Sejumlah pihak menilai bahwa nilai utama dari foto ini bukan hanya terletak pada warna atau ketajamannya.
Lebih dari itu, gambar tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah luasnya alam semesta, Bumi tetap menjadi satu-satunya rumah bagi seluruh umat manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
6 HP Murah Paling Laris 2026 di Indonesia: Baterai Jumbo, Layar Lega
-
5 HP Rp3 Jutaan Terbaik Keluaran 2026, Spesifikasi Gahar untuk Multitasking dan Hiburan
-
15 HP Samsung Terbaru 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Midrange
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Mei 2026: Bocor Exchange UTOTS dan Klaim Koin Jutaan
-
39 Kode Redeem FF Terbaru 25 Mei 2026: Ada Spesial FFWS Berhadiah, MP40 Cobra Cuma-cuma
-
Paris Jadi Tuan Rumah Esports World Cup 2026
-
5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
-
Update Harga Samsung Galaxy S Series Terbaru, Mana Flagship Paling Worth It?
-
Terpopuler: Harga Flagship Xiaomi, 4 HP Terbaru Rp2 Jutaan Spek Kamera dan Baterai Mantap
-
Blackberry Comeback 2026, Bukan Sekedar HP Tapi Keamanan Siber Paling Dicari